‘JagaKu’, Perlindungan Bagi Tenaga Kerja

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Dalam memberikan perlindungan terhadap tenaga kerja di Kabupaten Kulonprogo , atas inisiasi dari BPJS Ketenagakerjaan dan difasilitasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), serta didukung oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan perusahaan, dikeluarkan program inovasi dan terobosan baru yakni "JagaKu" (Jaga Warga Kulonprogo), dengan sasaran awal padalah Guru PAUD Non PNS, yang sudah dimulai tahun 2019 ini. 

"Hal itu dimaksudkan agar guru PAUD non PNS di Kulonprogo terlindungi dan mendapat rasa aman ketika sedang melakukan pekerjaannya. Perusahaan yang ada sebagai stimulan iuran premi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM)  selama 1 tahun," ujar Bupati Kulonprogo Drs H Sutedjo seusai menyerahkan penghargaan kepada PT Sung Chang Indonesia, PD BPR Bank Pasar Kulonprogo, Perumda Aneka Usaha dan PT Putra Patria Adikarsa, di aula Disnakertrans setempat. Bupati mengapresiasi "JagaKu" tersebut. Selain itu diserahkan pula kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi UKM.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kulonprogo Sofia Nur Hidayati menyatakan, sampai 20 Desember 2019 "JagaKu" telah memberikan perlindungan kepada 134 tenaga pendidik PAUD dan UMKM melalui JKK dan JKM selama 1 tahun. PD Bank Pasar Kulonprogo membayarkan premi bagi 81 tenaga pendidik PAUD, PT Sung Chang Indonesia 71, Perumda Aneka Usaha 10, PT Putra Patria Adikarsa 22 tenaga UMKM, Infaq shodaqah Disnakertrans 3 tenaga UMKM dan 1 tenaga pendidik PAUD

"Pada tahun 2020 dan seterusnya tentunya kami bersama pemkab akan terus melaksanakan program JagaKu bekerjasama dengan perusahaan untuk bersama-sama memberikan perlindungan kepada pekerja. Tidak menutup kemungkinan program ini akan menyasar tenaga kerja di sektor lain, seperti penderes nira, juru parkir, pedagang kaki lima, dan tenaga kerja yang benar-benar membutuhkan perlindungan ketenagakerjaan," kata Sofia ketika dikonfirmasi Senin (23/12/2019), sembari menambahkan JagaKu merupakan sinergi BPJS Ketenagakerjaan dengan OPD-OPD.(Wid)

BERITA REKOMENDASI