Jajaran Polda DIY Baksos di Kulonprogo

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Bakti sosial kembali dilakukan jajaran Polda DIY sebagai upaya meringankan beban warga yang terdampak pandemi Covid-19. Polda DIY dalam kesempatan itu menggandeng organisasi masyarakat menyalurkan 100 bantuan berupa paket sembako.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolda DIY. Jajaran kepolisian diminta untuk lebih memperhatikan kondisi masyarakat, terlebih bagi mereka yang terdampak langsung kebijakan PPKM yang diperpanjang,” ungkap Panit 3 Subdit 5 Dit Intelkam Polda DIY, Iptu Rinto Pamuji saat menyalurkan bantuan di Panti Asuhan Muhammadiyah Putra Daarusubusi Beji Wates, Jumat (27/08/2021).

Paket sembako yang diberikan berisi beras, minyak goreng, gula pasir, teh dan sejumlah keperluan lainnya. Sebanyak 100 paket sembako didistribusikan oleh komunitas maupun organisasi yang ditunjuk kepada sejumlah elemen masyarakat.

Pihaknya, lanjut Rinto, menggandeng organisasi Plester Kulonprogo Reborn lantaran menurutnya organisasi ini sempat diterpa isu miring sebagai kumpulan geng dengan kegiatan yang negatif. Melalui kegiatan ini, diharapkan agar stigma atas keberadaan Plester Kulonprogo Reborn di tengah masyarakat bisa berubah. “Plester saat ini sudah menjadi organisasi sosial dan menjadi media berbagi yang lebih baik,” ujarnya.

Dikatakan Sekretaris Plester Kulonprogo Reborn, Krisna Setyo Prabowo, pihaknya berterima kasih karena telah digandeng Polda DIY dalam kegiatan ini. Organisasi yang berdiri sejak tahun 2015 ini disebut Krisna telah melakukan sejumlah kegiatan sosial guna membantu meringankan beban masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

“Dalam kegiatan kali ini paket sembako kami distribusikan ke sejumlah titik. Selain panti asuhan, juga bagi warga kurang mampu di sekitaran sekretariat kami di Galur,” terang Krisna.

Pengasuh Panti Asuhan Muhammadiyah Putra Wates, Khodirun mengaku sejak pandemi Covid-19, donasi bagi panti yang diasuhnya mengalami penurunan. Meski begitu, ia tetap berupaya memenuhi kebutuhan 65 anak asuh di panti itu.

“Kami berterima kasih karena masih ada yang peduli dengan panti asuhan ini. Sejak pandemi hanya sedikit donatur,” ucap Khodirun. (Wid)

BERITA REKOMENDASI