Jelang Berakhir Masa Jabatan Wabup Kulonprogo Berharap Pj Bupati ‘Berlari Kencang’

Editor: Ary B Prass

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Penjabat Sementara (Pj) Bupati Kulonprogo pasca berakhirnya masa jabatan Bupati – Wabup, Drs Sutedjo-Fajar Gegana pada 22 Mei 2022 mendatang, diharapkan bisa ‘berlari kencang’ dan lebih fokus dalam melanjutkan program yang sudah berjalan dan belum terealisasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Fajar Gegana.  “Kami berharap, Pj Bupati nanti lebih leluasa mengawal kebijakan, karena tidak ada intervensi dominan secara politis demi terealisasinya program-program pembangunan yang sudah dicanangkan,” kata Fajar Gegana di ruang kerjanya, Selasa (10/5/2022).

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022 baik provinsi atau kabupaten ungkap wabup, sesungguhnya RPJMD masa transisi.

Artinya  tidak ada visi misi pimpinan dareah yang ekslusif, hanya sebatas penyesuaian saja. Meski demikian di sisa masa baktinya, Fajar Gegana mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) khususnya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) hendaknya melaksanakan dan mengikuti apa yang sudah ditetapkan dalam RPJMD.

“Menyesaikan dan melajutkan apa yang sudah berjalan dan belum slesai, sesuaikan dengan provinsi. Kulonprogo tidak mungkin sendiri, butuh perhatian Pemda DIY dalam melakukan percepatan. Program-program yang sifatnya linier sudah tidak relevan bisa dicermati. Berinovasi itu penting, kendati tidak selalu berhasil, tapi harus kita mulai dan segera  dilakukan sehingga daerah kita tidak ketinggalan,” ujarnya.

Pihaknya mengimbau para pengambil kebijakan mengurangi rapat-rapat yang bersifat linear membahas itu-itu saja. Pembahasaan harus fokus ke program prioritas.

Harus disesuaikan dengan segala keterbatasan anggaran keuangan daerah. Apa yang menjadi prioritas Pemda DIY ikuti dan sesuaikan. Terkait program pusat, seperti rencana tol, KSPN Borbudur harus tetap ditangkap.

“Kulonprogo sebetulnya mengejar ketertinggalan, dengan hadirnya bandara, pelabuhan Tanjung Adikarto maka Kulonprogo dengan segala kesiapan belum tentu siap, tapi mau tidak mau harus mengejar, tidak bisa hanya menunggu, karena menunggu, masalah akan semakin menumpuk,” jelas Fajar.

BERITA REKOMENDASI