Jembatan Sambiroto Selesai, Akses Jalan Normal Kembali

Editor: KRjogja/Gus

KULONPROGO (KRjogja.com) – Selesainya pembangunan jalan dan Jembatan Sambiroto yang semula rusak, kini membuat akses jalan kedua desa yakni Desa Sendangsari Kecamatan Pengasih dan Desa Banyuroto Kecamatan Nanggulan, menjadi normal kembali. Saat jembatan rusak warga harus memutar lewat Desa Kepek Pengasih.
 
"Jembatan Sambiroto dibangun di atas Sungai Serang dengan panjang 60 meter, lebar 7 meter, dan trotoar kanan kiri selebar 1 meter. Pembangunan menghabiskan dana Rp 9,3 Miliar lebih memakai dana APBD tahun 2015.

Keberhasilan pembangunan tak terlepas dari dukungan dan sumbangan masyarakat yang telah merelakan tanahnya untuk dibangun jembatan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kulonprogo Ir Sukoco saat peresmian Jembatan Sambiroto, Jumat (19/8/2016) malam. Peresmian dimeriahkan pula penampilan Kolaborasi Wayang Orang dan Wayang Kulit dengan Lakon Sugriwo dan Subali dari Kecamatan Panjatan.

Dengan telah diresmikannya Jembatan Sambiroto tersebut, Bupati Kulonprogo dr H Hasto Wardoyo SpOG(K) berharap agar masyarakat dapat menggunakan akses jalan dan jembatan dengan baik. "Saya ingin akses jalan dari Wates menuju Clereng diperbaiki dan diperlebar, karena Clereng merupakan pula kota Wates. Juga Pasar Clereng agar dibenahi atau dipindah lokasinya ke tempat yang lebih tinggi dan strategis. Dari saya masih kecil sampai sekarang kondisinya seperti itu saja," kata Hasto. (*)

BERITA REKOMENDASI