Jika Dirugikan, Terbuka Peluang Pasien Menuntut Dokter

KULONPROGO (KRjogja.com) – Dulu dokter hampir selalu dalam posisi yang benar, tapi saat ini sangat mungkin terbuka peluang bagi pasien untuk menuntut dokter jika merasa dirugikan dalam pelayanan kesehatan.

AKBP dr Nyoman Eddy DFM SpF Kabid Dokes Polda DIY menyatakan, bagi dokter atau sarana pelayanan kesehatan, penyelesaian sengketa medic melalui jalur hukum atau litigasi berarti mempertaruhkan reputasi dan nama baik. "Karena itu berhati-hati dan waspada atas risiko profesi dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang dapat berakibat pada suatu sengketa medis," ujar Nyoman Eddy sebagai narasumber pada seminar "tinjauan medikolegal praktik dokter dalam era JKN", di  Auditorium RSUD Wates, Minggu (7/8/2016). Narasumber lainnya Ketua IDI DIY dr Choirul Anwar MKes.  

Dikatakan pula oleh Ketua Panitia dr Sandrawati Said MKes, di tengah keinginan kita menolong masyarakat tak jarang dibayangi oleh ketakutan akan tudingan malpraktik. "Beberapa dari kita bahkan pernah menjadi korban tudingan malpraktik diantaranya dr Ayu yang menjadi isu nasional," tandasnya.  

Sementara ditegaskan Ketua IDI DIY dr Choirul Anwar MKes, dokter punya organisasi yang membela dan melindungi anggota yang sedang mendapatkan aduan atau masalah profesinya. "Kita jalankan organisasi ini, karena kita juga makin lengkap ada perlindungan hukum kesehatan dan lain sebagainya. Semua dalam koridor pembelaan anggota, pendampingan apabila kita mendapatkan masalah profesi dengan hukum," katanya. (Wid)

 

 

BERITA REKOMENDASI