Kanwil Dirjen Perbendaharaan DIY-Dinsos P3A Gelar Pelatihan Pemasaran ‘Online’ Bagi KUBE Batik

Editor: KRjogja/Gus

KULONPROGO, KRJogja.com – Pada masa pandemi Covid-19, Kelompok Usaha Bersama (KUBE) batik banyak mengalami permasalahan khususnya dalam pemasaran hasil produk. Sehingga perlu campur tangan pemerintah dalam membantu para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tersebut agar tetap bisa survive

atau bertahan bahkan berkembang di tengah kondisi sulit.

“Dalam upaya membantu para pelaku UMKM tersebut, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) DIY dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kulonprogo mengadakan kerjasama pelatihan pemasaran online

diikuti perwakilan kelompok batik dari Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kulonprogo Ir RM Astungkoro MHum dalam sambutannya dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs Eka Pranyata saat membuka secara resmi Kegiatan Koordinasi Ekonomi dan Keuangan Daerah (KEKD) dalam bentuk Pendampingan Pemasaran online

bagi KUBE di Kulonprogo sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN) di Ruang Rapat Sermo Gedung Binangun I Setda Kulonprogo, Kamis (8/4).

Tampil sebagai pembicara Kepala Dinsos P3A Drs Yohanes Irianta, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Agung Kurniawan SIP dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kulonprogo Drs Rudiyatna serta Perwakilan Kancab BNI Wates Danang.

Peserta pelatihan punya tugas dan tanggungjawab memasarkan produk batik dari kelompoknya agar lebih dikenal di tingkat regional, nasional maupun internasional. Sehingga pemasaran produk KUBE lebih luas tidak terbatas ruang dan waktu sekaligus biaya pemasaran bisa lebih murah. “Pelatihan, pemberian pelajaran secara praktis dalam waktu relatif singkat oleh para profesional pada peserta dengan tujuan meningkatkan pemahaman, ketrampilan, pengetahuan maupun sikap nilai yang benar dalam melaksanakan pemasaran online

produk dari KUBE khususnya yang ada di Gulurejo,” jelas sekda.

BERITA REKOMENDASI