Kanwil DJPB DIY Berdayakan KUBE dengan Pelatihan Membatik

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Kalau masyarakat ingin wilayahnya menjadi objek wisata unggulan maka langkah yang dilakukan menciptakan suatu produk yang berkualitas. Setelah produk berkualitas terjaga maka nanti wilayah tersebut menjadi sentra kerajinan kemudian berkembang jadi destinasi wisata khusus.

“Dalam perkembangannya tentu pemerintah tidak tinggal diam dan Kanwil Perbendaharaan DIY berkomitmen membantu para perajin batik bisa berkembang dan maju. Untuk menjadi destinasi wisata , para perajin batik di sini harus menjaga kualitas produk yang dihasilkan, nanti berkembang dan dikenal masyarakat luas sehingga menjadi tujuan wisata,” tegas Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Dirjen Perbendaharaan DIY, Sahat Panggabean saat membuka pelatihan bertajuk membatik pewarna alami dan pengolahan limbah di Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Rumekar Batik di Pedukuhan Pulo Kalurahan Gulurejo Kapanewon Lendah, Rabu (30/9).

Hadir Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Sumber Daya Alam Setda setempat Ir Bambang Tri Budi Harsono dan Kepala Dinas Sosial P3A setempat Yohanes Irianta. Sahat mengungkapkan, pelatihan bekerja sama Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta dan Pemkab Kulonprogo sebagai upaya Kanwil Dirjen Perbendaharaan DIY memberdayakan masyarakat khususnya perajin batik KUBE Rumekar Batik. “Kita berharap pelatihan mampu meningkatkan kompetensi dan produktifitas anggot KUBE, sehingga bisa mengembangkan usaha mereka lebih mandiri,” jelasnya.

Dengan terciptanya kemandirian usaha oleh anggota KUBE, tentu bisa membantu upaya pemerintah menanggulangi kemiskinan dan percepatan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Kulonprogo yang saat ini terpuruk akibat pandemi Covid-19. “Melalui pelatihan peserta selain mendapat ilmu baru kami juga mendorong semangat anggota KUBE untuk kembali memproduksi batik. Pendampingan yang kita lakukan insya Allah berkelanjutan,” tuturnya menambahkan pemberdayaan UMKM merupakan upaya sinergis berbagai pihak. Termasuk lembaga perbankan siap memberikan pinjaman modal sebagai realiasi pendampingan,” ujarnya. (Rul)

BERITA REKOMENDASI