Kartu Tani Hindari Penyalahgunaan Distrisbusi Pupuk Bersubsidi

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Pencetakan kartu tani diharapkan bisa segera terealiasi. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo Ir Muh Aris Nugroho MMA menilai kartu tani penting untuk menghindari tindakan penyalahgunaan distribusi pupuk bersubsidi.

“Dengan adanya kartu tani proses penyaluran pupuk bersubsidi akan lebih tersistem dan sesuai peruntukannya. Penerimaan pupuk subsidi dan kartu tani yang diterapkan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran. Sistem tersebut tepat untuk mengevaluasi distribusi pupuk bersubsidi 2020 sekaligus meminimalisir penyelewengan,” tegas Aris Nugroho menjawab pertanyaan KRJOGJA.com seputar hasil pertemuannya dengan pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI), Jumat (4/9/2020).

“Penyaluran menggunakan kartu tani dengan sistem tertutup maka tidak ada lagi permasalahan, pupuk bersubsidi disalurkan tidak tepat sasaran. Dalam kartu tani memuat kuota yang sesuai dengan kebutuhan petani. Untuk jumlah kuota tergantung dari luas lahan yang dimiliki setiap petani yang di input dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK),” jelasnya.

Data e-RDKK juga jadi referensi bagi pembagian kartu tani yang akan digunakan untuk pembayaran pupuk bersubsidi. Melalui program tersebut, petani membayar pupuk subsidi via bank, sesuai kuota dan harga pupuk subsidi. Distributor dan kios menjadi kunci keberhasilan penyaluran pupuk bersubsidi agar bisa sampai ke tangan petani yang berhak sesuai mekanisme.

BERITA REKOMENDASI