Karya Mahasiswa IST Akprind, Alat Pencacah Limbah Daun Jati untuk Warga Taruban

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Seksi Pengelolaan Informasi Publik pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kulonprogo mengadakan sosialisasi penggunaan alat pencacah limbah daun jati untuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), di Padukuhan Taruban Kulon, Kalurahan Tuksono, Kapanewon Sentolo, Senin (24/5/2021). Mesin pencacah tersebut merupakan hasil karya mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Institut Sains & Teknologi Akprind Yogyakarta.

Kasi Pengelolaan Informasi Publik Ir Heri Budisantosa mengatakan, pihaknya mengundang 16 pengurus KIM yang baru agar segera menyesuaikan kegiatan KIM yang sudah ada. Pada 2021 semua kalurahan bisa membentuk KIM, sehingga paling tidak ada 87 KIM di Kulonprogo.

“KIM dibentuk masyarakat dan untuk masyarakat yang secara mandiri dan kreatif mengelola informasi untuk pemberdayaan masyarakat yang diharapkan berfungsi sebagai organisasi masyarakat yang dapat membantu Pemerintah Kalurahan dalam hal diseminasi informasi dan pemberdayaan masyarakat, sesuai Permenkominfo nomor 8/ 2010,” kata Budi menambahkan tugas Diskominfo membina dan mendampingi bersama unsur terkait.

BERITA REKOMENDASI