Kasus Covid-19 di Kulonprogo Tambah 3 Positif, Semua ‘Impor’

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Situasi Covid-19 per 11 Oktober Kabupaten Kulonprogo mendapatkan tambahan 3 positif. Ketiganya riwayat dari perjalanan ke luar kota, virus didapat bukan dari Kulonprogo tetapi impor.

Ketiga yang positif Covid-19 masing-masing KP-197 laki-laki (20) Banguncipto Sentolo, riwayat perjalanan dari Serang dan sekarang isolasi di Rumah Singgah Teratai (RST); KP-198 perempuan (23) Sukoreno Sentolo, kontak perjalanan dari Jakarta, RST; KP-199 laki-laki (49) Sidorejo Lendah, riwayat perjalanan Bekasi, RST.

“Sedangkan yang sembuh satu orang KP-100 warga Kokap,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo drg Baning Rahayujati MKes, Minggu (11/10/2020).

Baning mengatakan, bila dilihat secara total, jumlah penderita Covid-19 di Kulonprogo mengalami penurunan. Dari total 199 orang yang terkonfirmasi positif, 135 di antaranya dinyatakan sembuh, 42 masih dalam perawatan, dan lima meninggal dunia. Tetapi, untuk perkembangan kasus harian, ada peningkatan meski tidak terlalu signifikan.

“Awal pandemi, penambahan kasus Covid-19 di Kulonprogo setiap harinya paling banyak tiga orang. Memasuki September, terjadi peningkatan jumlah kasus baru menjadi sekitar 10 orang per hari. Lonjakan kasus harian itu tidak lepas dari kemunculan klaster, salah satunya adalah klaster Arisan di Dusun Tlogolelo Kalurahan Hargomulyo Kapanewon Kokap. Sehingga kesimpulannya Kulonprogo mengalami kenaikan kasus, tapi secara umum jumlah penderitanya turun karena sembuh,” ujarnya.

Untuk menekan laju peningkatan kasus Covid-19, upaya yang perlu dilakukan masyarakat adalah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, meliputi pemakaian masker, jaga jarak, hindari kerumunan serta rajin mencuci tangan dengan air mengalir. “Langkah itulah yang saat ini paling ampuh menangkal penularan Covid-19 sampai nanti ada vaksin virus,” pungkasnya.(Wid)

BERITA REKOMENDASI