Keberadaan Menara Telekomunikasi, Butuh Kesadaran Masyarakat

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO (KRjogja.com) – Dibutuhkan kesadaran masyarakat dalam menerima keberadaan menara telekomunikasi Selular di Kabupaten Kulonprogo. Apalagi dengan adanya pembangunan bandara maka diprediksi akan banyak telco operator atau tower provider akan mengincar Kulonprogo, yang telah menyiapkan 120 titik cell plan.

Penambahan menara telekomunikasi selular pada 2016 ini ada tiga, hanya saat ini masih dalam proses perizinan yakni di Wates ada 1 dan Pengasih2. Keseluruhan nanti di Kulonprogo menjadi sekitar 96 (termasuk 3 yang dalam proses izin).

"Penambahan menara tersebut tidak bisa diprediksi, setiap tahun pasti tambah, walaupun hanya 1 atau 2. Tahun 2016 ini ada tiga masih dalam proses perizinan yakni di Wates ada 1 dan Pengasih2. Sehingga nanti ada 96 menara (termasuk 3 yang dalam proses izin)," kata Kabid Kominfo pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kulonprogo, Edi Darjanto SH kepada KRjogja.com, Rabu (16/11/2016).

Menurutnya masuknya menara telekomunikasi butuh kesiapan warga. Pertumbuhan menara telekomunikasi bagi tower provider juga kesulitan. "Karena warga kadang tidak siap menerima itu, mereka takut terkena dampak dan tanah sewanya mahal. Serta tuntutannya macam-macam, misal tidak kena dampak langsung, tentunya itu bagi telco operator maupun tower provider jadi hambatan," ujar Edi Darjanto.

Di Kulonprogo dibagi 120 titik cell plan. Sebenarnya hanya punya titik cell plan 90, namun adanya rencana pembangunan bandara ditambah menjadi 120-an. Di lokasi bandara ini ada ring 1 dan ring 2, sementara bebas dari menara telekomunikasi. (Wid)

BERITA REKOMENDASI