Kelompok Nelayan Minta Bantuan Jaring Embun

Editor: Agus Sigit

KULONPROGO, KRJogja.com – Nelayan Pantai Bugel Kapanewon Panjatan Kulonprogo menyampaikan harapan mereka agar ada bantuan pengadaan alat tangkap ikan berupa jaring dan alat penarik perahu agar bisa bersandar lebih tinggi sehingga tidak tersapu gelombang laut selatan saat nelayan tidak melaut.

“Selain jumlahnya sangat terbatas, kondisi jaring kami saat ini juga sudah pada lapuk. Sehingga kami menyampaikan permintaan kepada para wakil rakyat dan Dinas agar ada bantuan jaring untuk kelompok nelayan pantai Bugel,” kata Pengelola Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Bugel, Panjatan, Sarjiyo usai menerima kunjungan Komisi II DPRD Kulonprogo, Jumat (8/10).

Keterbatasan jumlah dan kondisi memprihatinkan jaring menjadi kendala utama para nelayan dalam usaha penangkapan ikan laut. “Mudah-mudahan kunjungan anggota Dewan menjadi solusi atas persoalan yang kami hadapi”, harap Sarjiyo.

Kabid Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Pengelolaan Pelelangan Ikan, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat Wakhid Purwosubiyantara menyampaikan perlunya bangunan TPI Bugel di renovasi. “Kalau sudah direnovasi tentu selain lebih nyaman dan aman, TPI juga bisa jadi objek wisata,” ungkapnya menambahkan estimasi anggaran renovasi bangunan TPI sekitar Rp 200 juta.

Dengan dipenuhinya permintaan renovasi bangunan TPI, kebutuhan jaring dan alat derek perahu diyakini bisa meningkatkan jumlah dan kualitas tangkapan ikan, sehingga penjualan ikan menjadi lebih ramai dan ekonomi para nelayan meningkat.

Ketua Komisi II DPRD Kulonprogo, Priyo Santoso SH membenarkan perlunya bangunan TPI Bugel direnovasi. Selain itu untuk mengoptimalkan usaha penangkapan ikan memang dibutuhkan sentuhan teknologi.

“Semua aspirasi kelompok nelayan Pantai Bugel akan kita perjuangkan, mudah-mudahan nanti bisa di masukkan dalam anggaran perubahan. Prinsipnya apa yang menjadi kebutuhan para nelayan dan renovasi bangunan TPI kami pandang logis, sehingga harus ada pengawalan terhadap usulan para nelayan tersebut,” tutur Priyo didampingi Wakil Ketua Edi Priyono dan anggota Septi Nur Anggraeni, Widiyanto, Budi Utomo dan Dwi Nugroho. (Rul/Wid)

 

BERITA REKOMENDASI