Kelompok Pembudidaya Ikan Buka Peluang Usaha

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO (KRjogja.com) – Di Kabupaten Kulonprogo, sektor kelautan dan perikanan berperan dalam pengembangan perekonomian sangat strategis. Dengan adanya kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) diharapkan mampu memberikan peluang kerja dan peluang usaha bagi masyarakat luas.

"Sehingga kami yakin bahwa melalui Pokdakan ini anggotanya dapat meningkatkan perekonomiannya, yang akan berdampak pada kesejahteraan keluarganya," ujar Asisten Perekonomian Pembangunan dan Sumber Daya Alam (Asek II) Setda Kulonprogo, Triyono SIP Msi ketika menerima Tim Evaluasi dari Pusat di Pokdakan Mino Bayu Lestari, Pedukuhan Tonobakal, Desa Hargomulyo Kecamatan Kokap, Selasa (30/8/2016).

Pokdakan Mino Bayu Lestari maju tingkat nasional Lomba Kelompok Pembudidayaan (Pokdakan) Teladan Tingkat Nasional. Tim dari Pusat melakukan evaluasi terhadap Kelompok Mino Bayu Lestari yang mewakil DIY dan berhasil masuk tiga besar nasional bersama Provinsi Jambi dan Bali.

Ketua Tim Penilai kelompok Pelaku Utama Mandiri Ir Sumardi Suryatna MPd menyatakan, Kelompok Mino Bayu Lestari ini sudah masuk tiga besar dari 25 provinsi yang mengajukan sebagai kelompok mandiri perikanan. "Dari tiga besar ini akan kami pilih yang nomor satu. Kami tetap harus turun untuk memastikan ke tiga provinsi yang masuk tiga besar nasional (DIY, Bali dan Jambi)," ujarnya.

Sementar aitu Ketua Kelompok Mino Bayu Lestari Yuantoro mengungkapkan, meski berada di lokasi yang kurang representatif untuk budidaya ikan sebab minimnya cadangan air, tapi program kelompok mendapat dukungan penuh dari masyarakat. “Dukungan ini yang menjadi modal utama, dengan anggota 23 orang, mengelola 40 kolam, dengan jenis ikan budidaya Grameh, Lele dan Nila. Kami ingin mengembangkan pembenihan dan mencoba membuat pakan vermentasi sendiri, bahkan bila memungkinkan akan mencoba mina padi," katanya. (Wid)

BERITA REKOMENDASI