Kemarau, Agustus Baru Akan Terasa

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Musim kemarau yang baru masuk beberapa bulan dan sampai dengan bulan Juni ini, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Binangun Kulonprogo belum terasa dampaknya. Tapi kalau sampai bulan Agustus hingga September baru akan terasa. Karena pusat air baku di Sungai Progo maupun Waduk Sermo sudah ada penurunan, dan Clereng berpengaruh pula.

Dikatakan Direktur Utama  PDAM Tirta Binangun Kulonprogo Jumantoro SE, pengalaman kami menghadapi musim kemarau sudah diantisipasi. Bila terjadi sistem air minum itu terkendala dengan air baku, maka bisa interkoneksi dengan sistem yang lain.

"Misal suplai dari Clereng terkendala bisa disuplai dari Sermo, yang dari waduk Sermo terkendala bisa disuplai dari Lendah. Kebetulan semua sistem yang ada di Kulonprogo sudah terkoneksi," jelasnya, Selasa (25/06/2019).

PDAM Tirta Binangun, saat ini hanya menggunakan tiga air baku yakni dari Sungai Progo, Waduk Sermo dan mata air Clereng. Dari air baku Sungai Progo di Kalibawang ada 50 liter perdetik, di Sentolo 60 liter perdetik, Lendah 80 liter perdetik. Waduk Sermo 60 liter perdetik, Clereng 100 liter per detik.

Terkait sambungan rumah, saat ini sudah mempunyai 28 ribu pelanggan dan bulan Juni (setelah Lebaran) tanggal 10 sudah mulai memasang sambungan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Seperti yang kami janjikan untuk pemasangan sambungan rumah gratis bagi MBR. Harap bersabar semua pelanggan nunggu giliran karena kita sesuaikan agar urut. Pasti semua dipasang, hanya waktunya yang berbeda. Pemasangan MBR ini hingga 24 Juni sudah 48 persen dari 1.050," katanya.

Menurut Jumantoro, air baku di Kulonprogo sebenarnya memang terpenuhi di musim kemarau, hanya memang ada penurunan. Di sisi lain pihaknya bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tagana, Dinsos untuk suplai wilayah- wilayah kekeringan.

"Kami memberikan penyediaaan air yang disuplai untuk menanggulangi kekeringan yang ada di pegunungan. Disediakan air yang sudah diolah, steril memenuhi persyaratan kesehatan itu di semua instalasi produksi kita, jadi bisa ngambil di Sentolo, Kalibawang atau Sermo. Semua sudah disiapkan, ini kita sediakan free untuk wilayah-wilayah yang kekeringan," tambah Jumantoro.(Wid)

BERITA REKOMENDASI