Kemenag Canangkan Jatimulyo Sebagai Kalurahan Sadar Kerukunan

Editor: Ary B Prass

Menurutnya, eksistensi masjid, gereja dan pura dalam satu kompleks di Kalurahan Jatimulyo adalah simbol kerukunan dan menjadi infrastruktur untuk membangun toleransi. Tidak pernah ada catatan konflik dalam pengelolaan tiga rumah ibadah yang saling berhadapan tersebut.

Kepala Kanwil Kemenag DIY Edhi Gunawan mengatakan, seluruh masyarakat punya kewajiban menjaga kerukunan untuk tujuan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Negara hendaknya dibangun dengan kerukunan dan toleransi beragama dari seluruh masyarakat. Dalam menjaga kerukunan perlu menggali budaya-budaya lokal guna membangun dan mempertahankan kerukunan antarumat beragama,” ujarnya.

Bupati Sutedjo mengapresiasi program Kemenag tersebut. Kesadaran pemerintah dalam merawat kerukunan perlu diapresiasi tapi kesadaran pemerintah saja tidak cukup. Perlu peran aktif masyarakat agar program dan pendekatannya tidak terkesan top down.

“Pelibatan masyarakat penting, karena mereka yang paling mengerti konteks wilayah, yang paling merasakan manisnya kerukunan, dan juga yang paling merasakan dampak secara langsung apabila kerukunan itu hilang,” ungkap Sutedjo. (Rul)

BERITA REKOMENDASI