Kemenko Polhukam Tinjau Pelabuhan Tanjung Adikarto

KULONPROGO, KRJogja.com – Fasilitas pendukung Pelabuhan Perikanan Tanjung Adikarto memang sudah lengkap, tapi dari sisi bangunan pemecah gelombang belum sempurna. Sehingga sampai sekarang pelabuhan tersebut belum beroperasional bahkan tidak pernah dimasuki kapal.

Dengan belum selesainya pembangunan breakwater atau pemecah gelombang di sisi barat dan timur menyebabkan ombak di mulut pelabuhan masih besar. Selain itu terdapat sedimentasi pasir laut yang masuk di mulut pelabuhan atau di muara sungai Serang, akibatnya terjadi pendangkalan di alur keluar masuk pelabuhan.

“Sejak dibangun pada 2004 silam, proyek Pelabuhan Tanjung Adikarto sudah 15 tahun tidak kunjung selesai, kami berharap dengan hadirnya Brigjend TNI Suparjo, persoalan pembangunan pelabuhan bisa dikoordinasikan dengan berbagai Kementerian, sehingga segera rampung dan bisa beroperasi,” kata Bupati Sutedjo saat menerima kunjungan Deputi Bidang Koordinator (Bidkor) Pertahanan Negara, Asdep 4/IV Hanneg, Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) Brigjend TNI Suparjo didampingi Danlanal Yogyakarta Kolonel Marinir Harry Indarto, SE MM di Pelabuhan Perikanan Tanjung Adikarto, Kalurahan Karangwuni Kapanewon Wates, Kamis (5/11.

BERITA REKOMENDASI