Kepala BKKBN RI Nobatkan Fajar Gegana dan Akhid Nuryati, Ayah – Bunda ‘Genre’  

Editor: Ary B Prass

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Fajar Gegana dan Akhid Nuryati SE dinobatkan sebagai Ayah dan Bunda Genre (Generasi Berencana) Kulonprogo. Sementara Bupati setempat Drs Sutedjo mendapat penghargaan atas dedikasinya mendukung program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencana).

Penobatan kedua tokoh tersebut dilakukan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) RI, Dr HC dr H Hasto Wardoyo SpOG (K) saat Sosialisasi, Advokasi dan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja di Objek Wisata Goa Kiskendo Kalurahan Jatimulyo Kapanewon Girimulyo, Minggu (12/12/2021).

“BKKBN saat ini sedang menggencarkan sosialisasi Program Bangga Kencana di seluruh wilayah Indonesia. Khusus untuk sasaran anak muda namanya Genre dan hari kita fokus ke Genre, salah satunya penobatan Pak Wakil Bupati (Wabup) Fajar Gegana dan Bu Ketua DPRD Akhid Nuryati sebagai Ayah dan Bunda Genre Kulonprogo,” kata dr Hasto.

Kendati fokus pada Genre tapi pihaknya bersama Pemkab Kulonprogo tetap memberikan perhatian terhadap warga yang kehidupannya masih belum layak dengan mengadakan bedah rumah tidak layah huni sebanyak lima unit masing-masing empat rumah di Kapenowon Samigaluh dan satu di Girimulyo.

“Itu spirit kami dalam membangun keluarga berkualitas dan mensosialisasikan program pencegah stunting sebagai bagian menciptakan kualitas SDM yang unggul untuk Indonesia Maju di 2045,” jelasnya.

Hasto Wardoyo berharap ayah dan bunda Genre meningkatkan perannya dalam pencegahan pernikahan usia dini dan perceraian serta stunting. Dirinya menaruh harapan besar kepada kedua tokoh tersebut untuk mengoptimalkan kerjasama dengan semua pihak dalam mewujudkan Salam Genre. Tidak kawin pada usia dini, tidak kawin di luar nikah dan jauhi Narkotika.

“Hal tersebut penting mengingat 30 persen populasi remaja sebagian besar nanti akan menikah dan membangun keluarga. Padahal saat ini angka perceraian masih cukup tinggi, sehingga pencegahan pernikahan usia dini, perceraian dan stunting harus terealisasi demi terwujudnya Bangga Kencana dengan SDM yang berkualitas,” tutur Hasto.

BERITA REKOMENDASI