Keren! Sendangsari Miliki Buku Sejarah Hari Jadi Kalurahan

Editor: Agus Sigit

PENGASIH, KRJOGJA.com – Pemerintah Kalurahan Sendangsari Kapanewon Pengasih memiliki sebuah buku sejarah ‘Hari Jadi Kalurahan’. Penulisan buku berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan metodologi sejarah.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDP2KB) Kulonprogo, Jumarna mengharapkan kalurahan lain dapat mengikuti jejak seperti Kalurahan Sendangsari.

Menurutnya, setiap kalurahan diharapkan memiliki buku sejarah hari jadi di kalurahan masing-masing. Buku ditulis dari hasil penelitian menggunakan metodologi sejarah yang secara empiris dapat dipertanggungjawabkan.

“Di Kulonprogo terdapat sebanyak 87 kalurahan. Hingga saat ini baru sekitar 5 persen memiliki buku sejarah hingga kalurahan bersangkutan dapat menetapkan Hari Jadi Kalurahan,” ujar Jumarna, Selasa (25/2).

Hal tersebut disampaikan pada acara Peluncuran dan Pemaparan Buku Sejarah Hari Jadi Kalurahan Sendangsari oleh penulis sejarawan Ahmad Athoillah MA. Pada acara tersebut mendapatkan apresiasi dari para tokoh masyarakat, pamong kalurahan, mantan pamong, mantan lurah dan Komunitas Pecinta Sejarah Kulonprogo.

Ahmad Athoillah mengungkapkan Kalurahan Sendangsari memiliki banyak warisan sejarah dan budaya yang dijadikan sebagai bagian proses historis dan kultural di Kulonprogo. Melalui buku tersebut dapat mengetahui proses pembentukan kalurahan hingga menetapkan hari jadi Kalurahan Sendangsari.

Penulisan buku menggunakan metodologi sejarah dengan penentuan tema, pengumpulan data di kalurahan, pemerintahan kabupaten, pemerintahan DIY, arsip keluarga, prasasti dan data-data sumber lisan yang merekam awal terbentuknya pemerintah Kalurahan Sendangsari. (Ras)

BERITA TERKAIT