Kesadaran Meningkat, Kecelakaan Kerja Penderes Turun

WATES, KRJOGJA.com – Di Kabupaten Kulonprogo tahun 2017 angka kecelakaan kerja penderes sudah mengalami penurunan bila dibandingkan tahun sebelumnya.
 
Dikatakan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Kulonprogo Drs Eko Pranyoto, data angka kecelakaan kerja dari penderes tahun 2015 sebanyak 12 orang, dengan rincian meninggal 5 orang, cacat sedang 4, dan cacat berat 3 orang. Tahun 2016 sebanyak 17 orang, penderes yang meninggal 2, cacat berat 6, dan cacat sedang 9.

"Sementara tahun 2017 ada 11 dengan rincian, cacat berat 4 orang, meninggal 3, dan cacat ringan/sedang 4," urainya, Rabu (10/01/2018).

Para penderes yang mengalami kecelakaan dibantu Pemkab Kulonprogo dengan dana sosial. Untuk cacat sedang mendapat Rp 5 juta, meninggal Rp 5 juta, sedangkan cacat berat Rp 15 juta. "Kemampuan kita untuk membantu baru sebatas itu nominalnya," kata Eko.

Banyak faktor, lanjut Eko, yang menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja. Diantaranya curah hujan, yang berdampak pada pohon menjadi licin. Dulu ada safety belt-nya dan sudah disosialisasi, namun dinilai pemakaiannya ribet, sehingga penderes tidak banyak yang memakai. Padahal itu salah satu untuk melengkapi diri agar aman ketika sedang menderes," tutur Eko sembari menambahkan bahwa terbanyak kecelakaan kerja penderes diantaranya ada di wilayah Kecamatan Kokap.(Wid)

BERITA REKOMENDASI