Keterisian Bangsal Isolasi di Kulonprogo Mengkhawatirkan

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Tingkat keterisian tempat tidur (bangsal) atau bed occupancy rate (BOR) di RS Rujukan Covid-19 di Kabupaten Kulonprogo di atas 91 persen, kondisi ini sudah cukup mengkhawatirkan karena situasi akan terus berubah setiap saat. Pemerintah Pusat menyampaikan bila terjadi keterisian tempat tidur lebih dari 80 persen sudah tidak baik. Artinya sangat berisiko, warga masyarakat banyak yang membutuhkan perawatan dan tidak masuk.

“Saat ini, ruang isolasi pasien terkonfirmasi Covid-19 di dua rumah sakit rujukan (RSUD NAS dan RSUD Wates) sudah penuh. Karena itu kita mengupayakan penambahan ruang isolasi pasien terkonfirmasi Covid-19 karena tingkat ketersediaan tempat tidur mencapai 91 persen seiring lonjakan penambahan harian,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kulonprogo drg Baning Rahayujati MKes, Senin (28/06/2021).

Di RSUD Wates, dari 30 ruangan, sudah 23 ruangan terisi, namun ada antrean pasien terkonfirmasi di instalasi gawat darurat (IGD) sebanyak 12 pasien. Kemudian di RSUD Nyi Ageng Serang (NAS) dari 16 ruangan, terisi 19 pasien karena ada beberapa ruangan yang disiapkan untuk lebih dari dua pasien. “Kami sedang mengupayakan penambahan ruang perawatan pasien terkonfirmasi Covid-19, baik di rumah sakit rujukan negeri, juga swasta,” ujar Baning.

BERITA REKOMENDASI