Kewenangan Pencairan Tali Asih di Tangan Kadipaten Pakualaman

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kulonprogo menolak memberikan kepastian waktu, pencairan dana tali asih sekitar Rp 25 miliar kepada penggarap Paku Alam Ground (PAG) terdampak pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Temon.

Kepala Dinas PTR Kulonprogo, Heriyanto mengungkapkan kewenangan pencairan tali asih ada di Kadipaten Pakualaman. Hasil verifikasi daftar nominasi tetap penerima tali asih telah diserahkan ke Kadipaten Pakualaman.

“Pemkab telah menanyakan tetapi sampai sekarang belum ada surat jawaban. Jika ingin mengetahui pastinya dipersilakan penggarap PAG menanyakan ke Pura,” ujar Heriyanto.

Hal tersebut disampaikan menyusul banyak penggarap PAG terdampak NYIA yang menanyakan kepastian pencairan dana tali asih dari Kadipaten Pakualaman. Menurutnya, Pemkab sudah selesai memfasilitasi penggarap PAG terdampak bandara di empat wilayah desa di Kecamatan Temon.

Bupati Kulonprogo juga sudah menandatangani pengesahan daftar nominasi tetap penerima tali asih dan menyerahkan ke Kadipaten Pakualaman. Kepala Bidang Pertanahan Sugimo dan Kepala Seksi Inventarisasi dan Identifikasi Pertanahan, Dinas PTR Kulonprogo Elda Triwahyuni juga menyampaikan tidak mengetahui kepastian pencairan dana tali asih dari Kadipaten Pakualaman.

Menurutnya, Pemkab Kulonprogo telah selesai melakukan verifikasi daftar nominasi penerima tali asih penggarap PAG di Desa Glagah, Palihan, Sindutan dan Desa Jangkaran. (Ras)

BERITA REKOMENDASI