KIE Berbasis Komunitas Ampuh Sosialisasikan KB

KULONPROGO (KRjogja.com) – Pemerintah Kabupaten Kulonprogo melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Perempuan Dan Keluarga Berencana (BPMPDPKB) mengembangkan Strategi Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Keluarga Berencana (KB) Berbasis Komunitas yang diterapkan kepada 12 kecamatan.  

Dikatakan Ka Sub Bid Advokasi Konseling dan Pembinaan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BPMPDPKB Kulonprogo, Drs Mardiya, berbasis komunitas karena yang dijadikan sasaran adalah komunitas tertentu yang saat ini banyak tersebar di masyarakat dengan waktu berkumpul atau bertemu tertentu pula. Misalnya kelompok karawitan, tukang becak, juru parkir, kethoprak, jathilan, tani, perajin, penderes dan sebagainya.

"Tujuan KIE KB berbasis komunitas adalah memperluas sasaran KIE yang selama ini lebih terkonsentrasi kelompok Posyandu, arisan, atau kelompok kegiatan yang dikembangkan BKKBN. Dengan meluasnya sasaran KIE KB ini akan mampu mendongkrak capaian program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) seperti menekan angka pernikahan dini, meningkatkan kesertaan KB, mengoptimalkan kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL) dan Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera," kata Mardiya, Senin (29/8/2016).

Mardiya menambahkan, model KIE ini cukup efektif pendongkrak capaian hasil kegiatan program KB khususnya dalam aspek pendewasaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran , pembinaan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga dan pengelolaan Kependudukan. (Wid)

 

BERITA REKOMENDASI