Komisi IV DPRD Kulonprogo Desak Segera PTM Terbatas

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Komisi IV DPRD Kabupaten Kulonprogo mendesak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat agar Belajar Dari Rumah (BDR) segera digantikan dengan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Kecepatan waktu penting, lihat daerah lain sudah memulainya, Kulonprogo harus berani melakukan PTM terbatas.

“Kami sudah mendesak berkali-kali, tapi belum ada tanggapan serius dari dinas.
SMP saja belum semua melakukan PTM. Maka harus didorong PTM, tinggal kreativitas dan kreasi sekolahnya. Mungkin waktu dibatasi, jumlah siswanya  (bergiliran), yang terpenting kegiatan sekolah itu harus ada,” kata Istana SH MIP Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kulonprogo saat kunjungan kerja (kunker) di SD Negeri 2 Nanggulan, Jumat (08/10/2021).

Kunker dalam daerah dipimpin Wakil Ketua II DPRD Kulonprogo Lajiyo Yok Mulyono, beserta Komisi IV yakni Suharto, Tito Kurniawan, Muhtarom Asrori SH, Ida Ristanti SH, Ratna Purwaningsih SPd, Tukijan, dan Nasib Wardoyo SPd. Rombongan diterima Pengawas SD Siwi Sugiharti SPd, Kepala Sekolah Sumaryanta SPdSD, beserta para guru.

“Ini persoalan yang serius soal tanggung jawab kita, keberpihakan terhadap anak didik. BDR banyak masalah, tidak memberikan kesempatan transformasi ilmu yang cukup bagi anak. Karena itu harus dievaluasi. Salah satu target yang kita tawarkan, bagaimana mempercepat pembelajaran tatap muka terbatas. Anak-anak bisa fokus, sekolah bisa hidup semangat mencetak SDM unggul,” ujar Istana.

Kepala SD N 2 Nanggulan Sumaryanta SPdSD menjelaskan, bahwa sekolahnya sudah diverifikasi untuk menghadapi PTM. “Tetapi belum dapat izin. Namun kami sudah menyiapkan, sehingga ketika izin keluar sudah siap,” ucapnya. (Wid)

BERITA REKOMENDASI