Kulonprogo Bertekad “2025 Bebas Sampah”

Editor: Ary B Prass

KULONPROGO, KRJogja.com – Bupati Drs Sutedjo menegaskan pemerintah kabupaten (pemkab) bersama masyarakat Kulonprogo telah berkomitmen melakukan pengelolaan sampah secara baik dan benar sekaligus bertekad mewujudkan kabupaten ini bebas sampah pada 2025. Pengelolaan sampah dilaksanakan melalui prinsip Reduce, Reuse, Recycle atau 3R.

“Kita bisa mengelola sampah secara maksimal dan mendayagunakan sebaik-baiknya. Untuk mewujudkan komitmen dan tekad tersebut diperlukan kerjasama dan peran semua pihak,” tegas Bupati setempat, Drs Sutedjo saat menyerahkan secara simbolis hibah sarana prasarana pengelolaan sampah kepada pengelola bank sampah di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kulonprogo, Selasa (3/8/2021).
Penyerahan disaksikan Kepala DLH Drs Sumarsana, Kepala Bidang (Kabid) Penaatan dan Pengendalian Lingkungan DLH Toni SIP dan Kabid Cipta Karya Dinas Pekerja Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Yuniar Wibowo ST.
Kepala DLH, Sumarsana mengungkapkan, pengadaan sarana prasarana (sarpas) pengelolaan sampah didukung dana Anggaran Pedapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Anggaran Dana dan Belanja Daerah (APBD). Sarpas pengelolaan sampah yang dibiayai dari DAK meliputi tiga unit dump truk dan dua unit amroll untuk mendukung penganganan sampah di TPAS Banyuroto.
“Dengan adanya tambahan sarpas diharapkan dapat meningkatkan kinerja pengelolaan sampah di Kulonprogo dan mendapat dukungan operasional dari APBD karena realisasi penanganan sampah sampai semester I tahun 2020 baru tercapai 4.823,43 ton atau 7,75% dari target Jakstrada sebesar 75 %. Untuk mendukung operasional bank sampah tahun 2021 ada alokasi 11 unit kendaraan roda 3 serta 1 unit mesin pencacah sampah organik,” ujarnya.
Sementara pengadaan sarpas yang dibiayai APBD meliputi satu unit kendaraan roda tiga dan empat unit timbangan digital.
Lebih lanjut Sumarsana mengatakan, tahun anggaran 2022, DLH kembali mendapatkan alokasi DAK Penugasan Bidang Lingkungan Hidup, sub bidang Tematik Penguatan Destinasi Pariwisata Orioritas (DPP) dan Sentra Industri Kecil Menengah (SIKM).
Dari alokasi DAK penugasan bidang lingkungan hidup dipergunakan untuk pengadaan sarpas pengelola sampah yang terdiri dari 12 unit alat angkutan kendaraan roda tiga, container sampah sembilan unit, enam unit amroll serta satu mesin press plasic hidrolis yang rencananya akan diserahkan ke DPUPKP, pengelolaan obyek wisata dan bank sampah dalam upaya pengelolaan sampah di Kulonprogo. (Rul)

 

BERITA REKOMENDASI