Kulonprogo Raih Tiga Penghargaan Pelayanan Publik

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Awal Tahun 2018 tiga penghargaan nasional di bidang pelayanan publik berhasil diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo. Ketiganya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan RSUD Wates meraih penghargaan yang diadakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PANRB Asman Abnur kepada masing-masing pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Jakarta. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kulonprogo, Drs Rudiyatno MM menyatakan, ketiga OPD ini meraih penilaian kategori baik yang diharapkan selain akan meningkat ke depan menjadi sangat baik juga memotivasi OPD yang lain menjadi baik.

"Sehingga berdampak pada kualitas pelayanan publik di Kulonprogo secara bertahap akan baik semuanya, dengan tujuan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan memberi dampak bagi kesejahteraan masyarakat," terang Rudiyatno di ruang kerjanya, Jumat (26/01/2018).

Diraihnya penghargaan pelayanan publik oleh KemenPANRB, dikatakan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kabupaten Kulonprogo Agung Kurniawan SIP MSi karena DPMPT sudah melakukan berbagai inovasi seperti perizinan online, jemput bola, perizinan simultan atau penyederhanaan dengan satu berkas bisa keluar satu bahkan tiga izin sekaligus. Selain itu juga menyusun geografis information sistem, membuat desk investasi, bahkan kalau ada investasi skala besar langsung ditangani oleh tim.

"Pemkab Kulonprogo juga sudah punya Perda maupun Perbup tentang kemudahan dalam hal penanaman modal, bahkan berdasarkan penilaian dari Lembaga Ombudsmen Daerah (LOD) perizinan kita nilainya positif khususnya terhadap kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan meraih angka 93,50," ujar Agung.

Terhadap penghargaan yang telah diraih, Agung masih merasa pelayanan yang diberikan belum maksimal karena masih masuk kategori B (Baik) belum masuk kategori Sangat Baik. Hal ini sebabkan DPMPT masih belum memiliki sarana prasarana yang cukup, berupa gedung, karena masih dua lokasi.

“Meski sudah meraih penghargaan tetapi belum memuaskan, karena masih kategori Baik belum Sangat Baik, kendalanya sarana prasarana gedung yang masih dua lokasi belum menyatu. Tahun 2018 ini akan dibangun gedung yang representatif, sehingga harapannya akan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat," katanya. (Wid)

BERITA REKOMENDASI