Kulonprogo Tetapkan Status Tanggap Darurat

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Wakil Bupati (Wabup) Kulonprogo Drs H Sutedjo telah menandatangani Surat Keputusan Bupati tentang penetapan status tanggap darurat pascabencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah di kabupaten ini, Kamis (21/03/2019).

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo, Ariyadi mengatakan dengan adanya SK tersebut memungkinkan anggaran perbaikan kerusakan akibat bencana serta pemenuhan kebutuhan logistik korban dapat diambilkan dari Anggaran Perencanaan Pembangunan Daerah (APBD) kabupaten lewat Biaya Tak Terduga (BTT). Total dana tersebut mencapai Rp 3,9 miliar.

“Status tanggap darurat akan diberlakukan hingga 30 Maret. Tapi pelaksanaannya sudah dari tanggal 17 Maret,” katanya.

SK serupa pernah dikeluarkan setelah badai Cempaka melanda Kulonprogo pada akhir 2017 silam. Dengan SK tersebut pemerintah mengintensifkan penanganan bencana. Koordinasi lintas sektor diintensifkan agar dampak dari bencana segera tertangani.

“Dalam penanganan darurat ini fokusnya untuk pemulihan fungsi dan fasilitas umum. Kalau ada longsor kami bersihkan, seperti peristiwa tanggul jebol kemarin langsung diperbaiki,” ungkapnya. (Rul)

BERITA REKOMENDASI