Langgar Aturan, 455 Alat Peraga Kampanye Ditertibkan

WATES, KRJOGJA.com – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat, Kamis (13/12/2018) berhasil menertibkan 455  alat peraga kampanye (APK kedapatan melanggar ketentuan. 

Penertiban hari pertama dilakukan di wilayah Kecamatan Sentolo, Lendah, Wates, Pengasih, Kokap, dan Temon. Menyusul masih banyak terdapatnya peserta pemilu di Kabupaten Kulonprogo yang melakukan pelanggaran dalam APK. 

Pelanggaran didominasi terkait tata cara pemasangan, seperti APK yang dipaku di pohon, dipasang di fasilitas pemerintah, maupun tiang yang bukan milik pribadi.  Dari 6 Kecamatan yang dilakukan penertiban APK, pelanggaran terbanyak terjadi di Kecamatan Sentolo dengan jumlah 263 APK melanggar, adapun Kecamatan Lendah 58 APK melanggar, Kecamatan Wates dan Temon masing-masing 45 APK melanggar, Kecamatan Kokap 34 APK melanggar, serta Kecamatan Pengasih 10 APK melanggar. 

Data hasil pengawasan tersebut, APK yang melanggar ketentuan batas maksimal jumlah berdasarkan Keputusan KPU sebanyak 17 buah, dipasang di tempat yang dilarang 6 buah, dipasang di luar zonasi pemasangan APK 79 buah, dan melanggar tata cara pemasangan  355 buah. Jenis APK yang melanggar adalah 36 buah baliho, 8 buah spanduk, 4 buah umbul-umbul, 390 buah bendera, serta 17 buah rontek.

Ria Harlinawati SIP MA Ketua Bawaslu Kabupaten Kulonprogo/ Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat, dan Hubungan Antar Lembaga menyatakan, Bawaslu masih terus melakukan himbauan secara persuasif kepada peserta pemilu untuk menertibkan sendiri APK yang melanggar untuk dipasang sesuai dengan regulasi sebagaimana diatur. (Wid/Rul)

BERITA REKOMENDASI