Lepas Tukik di Pantai Bugel Untuk Jaga Konservasi

Editor: Agus Sigit

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Dalam rangka menjaga konservasi penyu agar populasi di alam dapat meningkat, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulonprogo melepasliarkan tukik ke habitat asalnya di perairan pantai Bugel Kapanewon Panjatan, Jumat (24/06/2022). Tukik yang dilepasliarkan merupakan jenis penyu lekang yang berasal dari hasil penangkaran di Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Bugel Peni Kalurahan Bugel sebanyak 144 ekor.

Kegiatan pelepasan tukik dihadiri pula utusan BKSDA Yogyakarta, Pemerintah Kalurahan Bugel, Ketua Pokmaswas Bugel Peni, Ketua Nelayan KUB Bugel Peni, Ketua Poklahsar Mina Bugel Peni, Pengelola TPI Bugel serta Nelayan TPI Bugel.

“Pelepasan tukik sebagai salah satu kegiatan dalam rangka menindaklanjuti surat Edaran Bupati Kulonprogo Tentang Jaga Segaraku, yaitu pogram menjaga, melestarikan dan memanfaatkan seluruh potensi pantai Kulonprogo,” ujar Ir Trenggono Trimulyo MT Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulonprogo.

Trenggono menyatakan, Penyu merupakan hewan yang dilindungi, menjaga kelestarian habitat penyu menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat. Pelepasliaran penyu ini menjadi tindak lanjut Surat Edaran Bupati tentang Jaga Segaraku dan Intruksi Bupati No 10 Tahun 2022 Tentang Jaga Kaliku, serta Instruksi Bupati No 12 Tahun 2022 Tentang Gerbang Segara.

Dalam kegiatan tersebut juga dijelaskan cara melepasliarkan tukik oleh Wakhid Purwosubiyantara STP MM Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan dan Pengelolaan TPI Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulonprogo. “Tukik sebaiknya dilepaskan dengan kepala tetap menghadap ke daratan, dan biarkan tukik berbalik dan berjalan sendiri menuju ke laut lepas, dengan harapan tukik dapat mengingat pesisir dan semoga kembali ke daratan tempat dimana dia menetas,” terang Wakhid. (Wid)

 

BERITA REKOMENDASI