Libur, Pasien RSUD Wates Dialihkan ke IGD

WATES,KRJOGJA.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates telah menyiapkan petugas piket dan instalasi Gawat Darurat (IGD) pada libur hari raya dan cuti bersama dari 25 hingga 29 Juni. Karena poliklinik rawat jalan tutup selama tanggal itu, maka semua pasien akan ditangani pada IGD. Poliklinik akan buka kembali pada Jumat (30/06/2017) mendatang.

"Pelayanan poliklinik masih buka sampai Sabtu (24/06/2017). Mulai 25 hingga 29 Juni, pasien ditangani oleh IGD, karena IGD pada tanggal tersebut tidak hanya melayani pasien emergency saja tetapi juga non emergency. Kami sudah siapkan ruangan dan fasilitasnya," kata Direktur RSUD Wates dr Lies Indriyati SpA, Rabu (21/06/2017).

Persiapan administrasi juga sudah disiapkan, karena kaitan dengan administrasi berhubungan dengan penjaminan pelayanan kesehatan. "Yang perlu dipahami bersama, pasien-pasien BPJS, khusus di wilayah peserta Kulonprogo di IGD hanya menerima non emergency yang bisa diklaim pada hari H saja yakni 25 dan 26 Juni. Di luar hari itu terhadap layanan medis atau non emergency diminta menggunakan fasilitas kesehatan lain yaitu di RS Kelas C, D, Puskesmas atau dokter keluarga," kata Lies Indriyati.

Peserta BPJS dari luar Kulonprogo atau pemudik bisa dilayani yang emergency dan non hingga 3 Juli (H-7 hingga H+7). Diharapkan kepada seluruh pemudik, menyiapkan diri dengan kartu BPJS-nya, sehingga bila terjadi hal-hal yang membutuhkan pelayanan kesehatan bisa memperlancar administrasinya.

"Kami siapkan 25 dokter spesialis, meski mereka dalam kondisi cuti, namun bisa on call kalau emergency. Untuk rawat inap tetap ada visite meski tidak setiap hari. Sedangkan di IGD ada dokter jaga 12 dokter umum dan 5 dokter intensif. Untuk layanan hemodialisa (HD) dilakukan HD rutin denhan 3 shift, HD emergency, dan HD Traveling," ujarnya.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Wates dr Witarto menambahkan, dalam upaya menekan angka kematian ibu melahirkan, para ibu hamil yang berisiko tinggi, RSUD Wates sudah mempunyai rekapan by name, sehingga siap menanganinya bila sewaktu-waktu akan melahirkan. "Pelayanan obstetric dan neonatal emergensi komprehensif (Ponek) siap 24 jam," tandas Witarto. (Wid)

BERITA REKOMENDASI