Liburan Maulid Nabi, Ada 51.708 Wisatawan Kunjungi Kulonprogo

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Jumlah pengunjung destinasi wisata di Kabupaten Kulonprogo, selama masa liburan Maulid Nabi Muhammad 2020, Kamis-Sabtu (29-31/10 dan Minggu (1/11), cukup fantastis mencapai 51.708 orang. Kendati dari jumlah tersebut tidak semuanya beretribusi tapi Dinas Pariwisata (Dispar) setempat mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 148.687.000.

Melihat tingginya minat wisatawan baik manca negara maupun domestik menjelang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Kepala Dispar setempat Joko Mursito SSn MA optimis hal tersebut menjadi tonggak kebangkitan pariwisata Kulonprogo. “Alhamdulillah selama masa liburan kemarin jumlah kunjungan wisatawan ke destinasi-destinasi wisata di Kulonprogo mencapai lima puluh satu ribu lebih. Hanya saja memang tidak semua pengunjung beretribusi, sehingga kami mengidentifikasi, wisatawan yang masuk di destinasi wisata beretribusi jumlahnya mencapai 28.271 orang dan kalau dihitung kontribusi retribusi untuk PAD-nya sebanyak Rp 148.687.000,” kata Joko Mursito di ruang kerjanya, Senin (2/11).

Dari sekian banyak obwis unggulan di Kulonprogo, Pantai Glagah Kapanewon Temon memang masih jadi primadona kunjungan wisatawan dengan jumlah kunjungan 13.825 orang kemudian disusul Obwis Waduk Sermo 5.312 orang dan Pantai Congot 2.256 wisatawan. Sedangkan Kawasan Menoreh jumlah kunjungan 1.943 orang dan Obwis Kawasan Jatimulyo Girimulyo 1.554 wisatawan.

Dispar meyakini kendati ada sekitar 23.000-an wisatawan yang tak membayar retribusi karena mereka berkunjung ke obwis yang dikelola kelompok masyarakat atau Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) tapi hal tersebut tetap mampu meningkatkan perekonomian masyarakat termasuk menggeliatnya sektor jasa pariwisata dan UMKM di antaranya kuliner. “Kami memang belum punya data jumlah pengunjung wisata kuliner yang sedang

Pantai Glagah jadi primadona kunjungan wisatawan tidak lepas dari keberadaan Bandara Internasional Yogyakarta (BIY). (Rul)

BERITA REKOMENDASI