Lions Club Beri Benih Lele dan Sayur Bagi Santri Ponpes As Sidiqiyyah

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Lions Club Yogya (LCY) Centennial memberikan bantuan 500 ekor benih lele dan 1.000 bibit sayuran kepada para santri Pondok Pesantren (Ponpes) As Sidiqiyyah di Kokap Kulonprogo, Minggu (13/09/2020). Bhakti sosial dilaksanakan dengan tujuan untuk memberdayakan masyarakat agar lebih produktif di tengah masa pandemi.

Presiden LCY Centennial, Dwi Rianingsih mengungkapkan bhakti sosial kali berbeda dengan kegiatan-kegiatan sebelumnya. Jika sebelumnya kegiatan sosial yang dilakukan sebatas memberikan bantuan berupa barang maupun bahan makanan, namun kini LCY Centennial ingin memberikan sesuatu agar masyarakat dapat membudidayakannya.

“Kami melakukan hal yang baru. Jika barang dalam hitungan hari akan habis, namun jika memberikan benih maupun bibit maka para santri dapat membudidayakan dan nantinya bisa dimanfaatkan,” ungkap Dwi Rianingsih disela kegiatan.

Ia menambahkan, saat masa sulit seperti sekarang ini masyarakat dituntut untuk kreatif dan produktif. Dengan budidaya ikan dan sayuran maka para santri dan masyarakat sekitar ponpes dapat melakukan ketahanan pangan, minimal untuk dirinya sendiri maupun keluarganya

“Hasil dari budidaya juga mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah. Nantinya dapat dimanfaatkan sendiri, bisa pula dipasarkan untuk meningkatkan perekonomian di tengah masyarakat,” tambahnya.

Apa yang dilakukan LCY Centennial tak hanya sebatas memberikan benih dan bibit saja, melainkan juga melakukan pelatihan serta pendampingan mulai dari penebaran benih serta bibit sampai panen nantinya. Dalam hal pemasaran juga akan dilakukan pendampingan sehingga para santri tak perlu repot-repot untuk menjual lele maupun sayur mayur yang telah dihasilkan.

“Pendampingan dilakukan setiap sepuluh hari sekali. Dengan itu kami bisa melihat sejauh mana perkembangan yang dilakukan para santri serta kendala apa yang dihadapi untuk dicarikan solusi,” imbuhnya.

Koordinator pelaksana kegiatan, Lani Amborowati menambahkan budidaya lele dan sayur ini menggunakan metode pemeliharaan dalam ember. Lele nantinya ditebar dalam ember dan di atasnya dimanfaatkan untuk menanam sayuran dengan media arang.

Dalam satu ember ukuran 80 liter setidaknya dapat diisi 50 benih lele dan pada bagian tutup ember bisa ditanam tidaknya 12 batang bibit sayur. Dengan metode seperti itu nantinya lele dapat dipanen dalam kurun waktu tiga bulan, sedangkan sayuran dapat mulai dipetik dalam dua minggu.

“Kami berharap program ini bisa jadi pilot project bagi masyarakat di Kokap. Setelah berhasil kami kembangkan bersama para santri ponpes ini, akan diperluas lagi kepada masyarakat hingga akhirnya seluruh Kokap dapat mengenal metode budidaya ini,” jelasnya.

Kepala Ponpes As Sidiqiyyah, Muhammad Tulus mengapresiasi program yang diberikan kepada para santri ini. Ia berharap dengan program bantuan dan pendampingan ini para santri bisa lebih produktif sehingga mampu mempersiapkan diri lebih awal untuk masa depan. (*)

BERITA REKOMENDASI