Lomba GeMPaR Diikuti 194 KWT

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Dalam rangka untuk mewujudkan ketahanan pangan, ketersediaan pangan, swasembada pangan dan kemandirian pangan, Pemkab Kulonprogo melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dipertapang) mengadakan Lomba GeMPar (Gerakan Menanam Pangan di Pekarangan) Tingkat Kabupaten yang diikuti 194 kelompok wanita tani (KWT) di 12 Kapanewon yang ada.

Disampaikan Kadis Pertapang Kulonprogo Ir Muh Aris Nugroho MMA ini sebagai wujud dari tindak lanjut dari pencanangan GeMPar yang bertujuan untuk mewujudkan pemanfaatan pekarangan yang Sehat Indah dan Produktif (SIP) untuk ketersediaan pangan. “Meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat mewujudkan pola konsumsi pangan yang Beragam – Bergizi Seimbang – dan Aman (B2SA). Serta mengembangkan kegiatan ekonomi produktif keluarga sehingga mampu meningkatkan kesejahteraannya,” kata Aris, Selasa (13/10/2020).

Ketua Tim Juri Lomba GeMPar Ir Trenggono Trimulyo MT, lomba ini dimulai dari tingkat Kalurahan mulai 21-25 September dilanjutkan pada tingkat Kapanewon 28 September – 2 Oktober, dan tingkat Kabupaten 5-12 Oktober. Penilaian Lomba GeMPar meliputi Gapura Hidup porsi 20%, Kelembagaan Kelompok Wanita Tani porsi 30%, Kegiatan di Pekarangan meliputi Kebun Bibit Desa, Demonstrasi Plot dan Pemanfaatan Pekarangan Anggota porsi 40%, serta Kewirausahaan porsi 10%.

Selanjutnya Trenggono mengatakan, Lomba GeMPar tingkat Kabupaten dari Kapanewon Temon diwakili KWT Mekar Lestari Kaligintung, Kokap dari KWT Sarwodadi Hargotirto, Panjatan dari KWT Kenanga Panjatan, Galur dari KWT Kunthi Nomporejo, Lendah dari KWT Bangun Sidorejo, Sentolo dari KWT Makmur Lestari Tuksono, Wates KWT Lestari Mulyo Ngestiharjo, Pengasih dari KWT Sari Mulyo Tawangsari, Girimulyo dari KWT Anggrek Menoreh Jatimulyo, Nanggulan dari KWT Maju Wijimulyo, Samigaluh dari KWT Tanggulangsi Mekar Sidoharjo dan Kalibawang dari KWT Akur Banjararum.

“Ini sebagai wujud masukan seluruh elemen masyarakat sejalan dengan Bela dan Beli Kulonprogo. Harapannya, seluruh komponen masyarakat mengembangkan tanaman pangan di setiap jengkal tanah sebagai sumber karbohidrat, protein dan vitamin yang B2SA,” tambah Aris Nugroho. (Wid)

BERITA REKOMENDASI