Malam Pergantian Tahun Baru, Pemkab Tutup Kawasan Alun-alun Wates

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Pedagang kreatif lapangan (PKL) di sekitar Alun-alun Wates (Alwa) dilarang berjualan pada malam pergantian tahun Baru 2022. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo mengambil kebijakan tersebut untuk mencegah lonjakan penularan Covid-19.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diseperindag) setempat Ir Sudarna menjelaskan, penutupan Alwa mengacu Instruksi Kementerian Dalam Negara (Inmendagri) nomor 66/ 2021 tentang penutupan ruang publik atau alun-alun pada malam pergantian tahun. “Selama ditutup maka tidak ada aktifitas di Alwa, sehingga kawasan tersebut harus steril,” katanya, Selasa (14/12/2021).

Untuk skema pentupannya akan di rapatkan dengan dinas/ instansi terkait di antaranya dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 pada Rabu (15/12/2021). “Karena pada malam pergantian tahun kita lakukan penutupan maka para PKL kami persilahkan mencari tempat di luar alun-alun,” ujarnya.

Sesuai Inmendagri nomor 66/ 2021. Selain menutup Alwa dari segala jenis kegiatan, pada malam pergantian tahun baru juga mengatur larangan pawai, arak-arakan serta perayaan tahun baru. Selama masa liburan pun pengelola dan instansi pemerintah di tingkat kabupaten juga wajib mengatur kunjungan di objek wisata prioritas.

Sementara itu Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo Raden Sukirno menjelaskan, dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), dinas tersebut akan mendirikan pos pengamanan di perbatasan Kabupate Purworejo Jateng dengan Kabupaten Kulonprogo DIY, di Kapanewon Temon.

Dalam pengamanan pihaknya akan melibatkan TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Kesehatan Kulonprogo. Petugas juga akan melaksanakan ‘random sampling’ berupa pengambilan sampel secara acak terhadap pelaku perjalanan dari luar daerah yang masuk Kulonprogo. Petugas akan mengecek kelengkapan syarat perjalanan mulai dari kartu vaksin, hasil negatif Swab PCR atau antigen sampai hingga verifikasi data melalui Aplikasi Peduli Lindungi. (Rul)

BERITA REKOMENDASI