Malam Tahun Baru Berpotensi Hujan

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Masyarakat yang hendak merayakan malam pergantian Tahun Baru 2019 di kawasan wisata perbukitan Menoreh maupun di sepanjang pantai laut selatan Kulonprogo diimbau menjaga kewaspadaan. Pada musim penghujan di malam pergantian tahun baru berpotensi terjadi cuaca ekstrem di kedua kawasan tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo, Ariadi dan Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, Suhardiyana mengungkapkan tidak ada tanah longsor yang menutup ruas jalan jalur wisata di kawasan perbukitan Menoreh Kulonprogo. Material longsoran di sejumlah titik yang sempat menutup sebagian ruas jalan telah dibersihkan. Baik kendaraan mobil maupun motor bisa melewati jalur ke Puncak Suroloyo, Goa Kiskendo atau objek wisata lain di kawasan perbukitan Menoreh.

"Meski demikian bagi masyarakat yang hendak berwisata di kawasan perbukitan Menoreh diminta tetap waspada dan hati-hati. Selain banyak jalan tanjakan dan berkelok-kelok, ada beberapa titik jalan licin dan menjadi daerah rawan longsor jika turun hujan," ujar Ariadi.

Suhardiyana mengatakan berdasarkan laporan prakiraan harian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Senin (31/12/2018) pada pagi hingga malam hari berawan, berpotensi turun hujan di wilayah Kulonprogo. Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. Apalagi bagi sebagian masyarakat yang hendak berlibur atau merayakan malam pergantian tahun baru. Selain berpotensi turun hujan, di laut selatan berpotensi tinggi gelombang antara tiga sampai empat meter.

Sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo, Niken Probo Laras mengimbau kepada pengunjung yang berwisata di kawasan wisata perbukitan Menoreh dan pantai selatan Kulonprogo untuk tetap berhati-hati. Menurutnya, pada malam dan hari pertama Tahun Baru 2019 sejumlah objek wisata di Kulonprogo akan banyak dikunjungi wisatawan.

Untuk mengantisipasi keamanan dan keselamatan wisatawan, Dispar telah memasang sejumlah spanduk peringatan berisikan larangan mandi atau berenang di laut. "Dispar juga sudah berkoordinasi dengan pengelola wisata, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Tim SAR dan petugas kepolisian dari Polsek setempat," ujar Niken.

Demikian halnya bagi wisatawan yang berwisata ke sejumlah obwis alam di kawasan perbukitan Menoreh Kulonprogo, diminta berhati-hati. Di musim penghujan sebagian obwis berada di daerah rawan longsor. (Ras)

BERITA REKOMENDASI