Manasik Haji Sepanjang Tahun Dibuka

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com  – Kementerian Agama (Kemenag) dalam peningkatan layanan haji mencanangkan tahun 2020 sebagai Tahun Peningkatan Kualitas Manasik Haji. Untuk mendukung itu, Kantor Kemenag Kulonprogo melaksanakan program 'Jumat Manasik' untuk mewujudkan bimbingan manasik haji sepanjang tahun. 

Hal itu dikatakan Kepala Kantor Kemenag Kulonprogo H Ahmad Fauzi SH dalam laporan pelaksanaan Manasik Haji Sepanjang Tahun di Masjid Agung Kulonprogo. Kegiatan tersebut dibuka Arif Sudarmanto SH Staf Ahli Bupati Bidang Hukum Politik, Jumat (24/01/2020) siang.

Hadir Kabid  Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag DIY Drs H Sigit Warsita MA,  Kabag Kesra dan Kemasyarakatan Setda, Dinas Kesehatan, Kepala KUA, Pengurus Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU), jemaah haji dan calon jemaah haji, serta para pembimbing manasik haji yang sudah lulus sertifikasi.

Kegiatan ini, lanjut Ahmad Fauzi, bertujuan memberikan bimbingan manasik sepanjang tahun kepada calon jemaah haji, baik yang akan berangkat pada tahun berjalan maupun jamaah haji daftar tunggu 2 tahun sebelum keberangkatan. Pelaksanaan berpusat di setiap kecamatan dengan leading sector-nya Kepala KUA, setiap pekan 1 kali, yaitu setiap Jumat setelah Jumatan pukul 13.00 dengan lama bimbingan setiap pertemuan minimal 2 x 60 menit.

Estimasi waktu yang tersedia dalam 1 tahun sejumlah 40 kali pertemuan. Ahmad Fauzi menyatakan, masa tunggu jemaah haji yang mendaftar sekarang selama 27 tahun.

Dengan jemaah tunggu DIY 81.909 orang, dengan rincian Kota Yogyakarta 10.886 orang, Bantul 24.885 orang, Sleman 31.006 orang, Gunungkidul  6.371 orang, Kulonprogo 8.661 orang. Arif Sudarmanto Staf Ahli Bupati, berharap jemaah menekuni kegiatan manasik haji ini, sehingga nanti akan dapat meningkatkan wawasan, ketrampilan dan kemampuan serta menguasai materi dan tata cara dalam beribadah haji.

"Ini akan sangat berguna pada saat nanti berada di Tanah Suci. Karena meskipun ada pembimbing haji, namun jumlahnya terbatas, sehingga dituntut untuk dapat mandiri, tidak kesulitan menjalankan apa yang menjadi syarat haji," tandas Arif. (Wid)

BERITA REKOMENDASI