Maraknya Corona, Nyadran Agung Terancam Tak Digelar

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Penyelenggaraan Nyadran Agung di Kulonprogo terancam tak dilaksanakan menyusul merebaknya penyebaran virus Korona atau Covid-19. Kundha Kabudayan Kulonprogo hingga kini belum memastikan akan gigelarnya prosesi adat tersebut. Sebelumnya dijadwalkan Nyadran Agung bakal dilaksanakan Jumat – Sabtu (17-18/04/2020) mendatang.

Kepala Kundha Kabudayan Kulonprogo Untung Waluyo, menyatakan belum dapat memastikan terhadap penyelenggaraan tradisi Nyadran Agung yang diadakan rutin setiap tahun menjelang bulan Ramadan. Acara ajang silaturahmi tersebut biasanya dihadiri puluhan ribu orang, melibatkan warga Kulonprogo, Aparatur Sipil Negara, BUMN, BUMD, swasta dan warga Kulonprogo di perantauan. “Masih menunggu kebijakan daerah mensikapi penyebaran virus Korona,” ujar Untung Waluyo.

Menurutnya, sudah mempersiapkan acara tersebut dua bulan sebelum penyelenggaraan. Di tengah persiapan berjalan harus membatasi perkumpulan dalam jumlah besar untuk memerangi penyebaran virus Korona.

“Tinggal ada waktu sekitar satu bulan. Sampai sekarang persiapan-persiapan tetap dilaksanakan. Penyelenggaraannya nanti akan dibatalkan atau ditunda, menunggu kebijakan dari daerah,” tuturnya.

Dijelaskan Kundha Kabudayan Kulonprogo menjadi salah satu peserta Gelar Seni Budaya Yogyakarta (GSBY) yang dijadwalkan diselenggarakan di awal April 2020. Acara tersebut telah ada kepastian untuk ditunda.

BERITA REKOMENDASI