Minat Transmigran ke Kalimantan Meningkat

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO,  KRJOGJA.com – Rencana pemindahan ibukota negara Indonesia menumbuhkan minat warga Kulonprogo mengikuti program transmigrasi dengan daerah tujuan Pulau Kalimantan. Hal ini membuat minat sebagian besar warga bertransmigrasi ke Sumatera menurun.

Kepala Bidang Transmigrasi, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulonprogo, Heri Widodo mengungkapkan minat warga asal Kulonprogo untuk bertransmigrasi ke Pulau Sumatera, mulai bergeser ke Kalimantan. Pergeseran minat daerah tujuan bertransmigrasi ke Kalimantan tersebut diperkirakan berkaitan ada rencana pemerintah memindah ibukota negara Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan.

”Setiap ada warga yang datang ke Disnakertrans, menanyakan pemberangkatan transmigrasi ke Kalimantan. Sebelum ada rencana pemindahan ibukota RI yang diminati transmigrasi ke Sumatera,” ujar Heri Widodo.

Dikatakan, pada 2019 kuota pemberangkatan transmigran asal Kulonprogo sebanyak 15 kepala keluarga (KK). Lokasi tujuan Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Sigulai, Simeuleu, Provinsi Aceh, UPT Selondeang Mamuju Tengah, Sulawesi Barat dan UPT Watutinawu Konawe, Sulawesi Tenggara, masing-masing 4 KK. Kemudian ke lokasi tujuan UPT Raimuna, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara sebanyak 3 KK.

”Sebanyak 15 KK calon transmigran asal Kulonprogo siap diberangkatkan hingga akhir 2019. Jarang ada kuota untuk daerah tujuan transmigrasi ke Kalimantan,” jelasnya.

Disnakertrans Kulonprogo telah mensosialisasikan kuota, daerah tujuan transmigrasi dan fasilitas yang berhak bagi transmigran sampai di tingkat desa. Minat warga untuk bertransmigrasi masih tinggi. (Ras)

BERITA REKOMENDASI