‘Motefa’ Tingkatkan Kualitas Lulusan

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Modified Teaching Factory (Motefa)  dengan penerapan Manajemen Halal di Madrasah Vokasi diluncurkan DR H Ahmad Umar Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, di Kampus 2 MAN 2 Kulonprogo, Kamis (15/10/2020). Peluncuran dalam rangka untuk mendukung proyek perubahan strategi peningkatan kualitas lulusan Madrasah Aliyah (MA).

Ahmad Umar menyerahkan pula buku panduan untuk empat madrasah yakni MAN 2 Kulonprogo, MAN 2 Bantul, MAN 2 Yogjakarta, MAN 1 Sleman yang menjadi Madrasah Aliyah (MA) Plus Ketrampilan di DIY. Serta menyaksikan penandatanganan MoU antara Kepala Kanwil Kemenag DIY Drs H Edhi Gunawan MPd dengan Balai Latihan Pendidikan Teknik (BLPT), Margaria Grup, serta lainnya. Hadir dalam acara Amich Alhumami MA MEd PhD Direktur Agama, Pendidikan, dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas; Bambang Sutrisno SSos MSi Staf Ahli Bupati, dan lainnya.

Dikatakan Amich Alhumami Direktur Agama, Pendidikan, dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, rintisan madrasah ketrampilan didukung Bappenas. Ini berkaitan langsung untuk memperkuat pendidikan vokasi. Ini menjadi agenda utama dari Presiden Jokowi selama 5 tahun yang akan datang. Pendidikan Vokasi dimaksudkan agar sekolah kejuruan, madrasah dengan pengayaan ketrampilan akan melahirkan lulusan yang memiliki keahlian tertentu, dan kecakapan teknis yang dibutuhkan oleh pasar kerja, industri atau swasta.

BERITA REKOMENDASI