MPP Komitmen Berikan Layanan Maksimal

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kulonprogo adalah MPP ke-11 di Indonesia. Maka harus dirawat dan dikembangkan, sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Salah satu tantangan penyelenggaraan MPP ada komitmen untuk memberikan layanan secara maksimal. Kami minta stan yang ada di dalam MPP ini dapat selalu membuka layanan secara kontinyu, sehingga dapat memberikan layanannya," kata Bupati Kulonprogo Drs H Sutedjo saat peringatan HUT ke-1 MPP Kulonprogo di halaman MPP setempat, Jumat (27/12/2019).

Baca juga :

2.882 Keluarga Miskin Kota Yogya Diverifikasi Ulang
Dishub Belum Temukan Parkir Liar

Kesempatan itu juga dilakukan launching pembukaan stan baru, yaitu PD BPR Bank Pasar Kulonprogo dan PT Taspen, ditandai  MoU antara Bupati dan Kepala Kantor Taspen DIY I Gde Agus Adi Sucipto, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Agung Kurniawan SIP MSi dan Direktur Utama PD BPR Bank Pasar Kulonprogo, Joko Purnomo. Peringatan HUT ditandai pemotongan tumpeng oleh Bupati  diserahkan kepada Kepala DPMPT Agung Kurniawan SIP MSi selaku pengelola MPP Kulonprogo.

Sutedjo mengatakan untuk pengembangan ke depan, pemkab merencanakan GOR Wates di dekat MPP dapat dimanfaatkan sebagai area pengembangan MPP. "Antara lain sebagai lahan parkir, foodcourt, serta pusat promosi UMKM dan investment centre," ujarnya.

Dirut Bank Pasar Joko Purnomo menyatakan, stan Bank Pasar di MPP ini untuk memudahkan masyarakat mengakses perbankan, sekaligus menambah jumlah kantor kas yang tersebar di kecamatan. Sedangkan Kepala Kantor Taspen DIY  I Gde Agus Adi Sucipto menilai keberadaan stan Taspen di MPP memudahkan layanan bagi para pensiunan.

Saat ini, disampaikan Kepala DPMPT selaku Pengelola MPP Agung Kurniawan, di MPP Kulonprogo terdapat 20 stan yang melayani 330 jenis perizinan. "Rata-rata setiap bulan MPP Kulonprogo dikunjungi sebanyak 3.160 orang," tambahnya. (Wid)

BERITA REKOMENDASI