Napi Asimilasi Beraksi Lagi, Straf Cell Menanti

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Sanksi berat berupa kurungan di Straf Cell (sel pengasingan) atau sel sunyi siap menanti para narapidana yang bebas melalui program asimilasi dan integrasi selama masa pandemi Covid-19, tetapi melakukan pelanggaran hukum lagi. Hal itu menyusul adanya napi program asimilasi yang telah melakukan tindak pidana baru, kini ditahan Polres Kulonprogo.

Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Wates, Deny Fajariyanto menuturkan, saat ini, kasusnya masih dalam pengembangan dan apabila sudah selesai akan ditindaklanjuti dengan memasukkan napi tersebut ke straf cell milik Rutan Wates. “Napi yang diamankan ini berinisial SGY alias Kimpleng, merupakan napi asimilasi dari Rutan Kelas IIB Wates yang sebelumnya tersangkut kasus pencurian dan dibebaskan pada 6 April 2020 bersama delapan napi lainnya,” kata Deny, Jumat (07/08/2020).

Menyikapi hal tersebut, Rutan Wates berkomitmen menindak tegas pelanggaran tersebut sesuai dengan apa yang telah disampaikan oleh Menteri Hukum dan HAM dan berpedoman pada Permenkumham No. 10 Tahun 2020 dalam pelaksanaannya.

“Sesuai dengan arahan Menteri Hukum dan HAM, untuk napi yang berulah lagi setelah bebas, kami akan memberikan tindakan tegas dan proporsional sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kami juga perkuat koordinasi dan komunikasi dengan instansi terkait, terutama Kepolisian bagian Intelkam, supaya pelaksanaan Asimilasi Rumah berjalan optimal,” tandas Deny. (Wid)

BERITA REKOMENDASI