Nelayan Kulonprogo Libur Melaut

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Para nelayan sepanjang pantai selatan Kulonprogo berupaya menyelamatkan perahu dan perlengkapan alat tangkap menghadapi fenomena gelombang besar beberapa hari terakhir yang terjadi di laut selatan Pulau Jawa. Ratusan perahu berhasil ditempatkan ke daratan tertinggi pantai yang diikatkan ke pasak dan pepohonan untuk menghindari terjangan gelombang besar. Sesekali limpasan deburan gelombang melampaui daratan pantai.

“Ada enam perahu dinaikkan ke daratan pantai yang lebih tinggi. Gelombang laut semakin besar. Sebagian jaring tidak dapat diselamatkan hanyut dan terendam pasir,” ujar Rubingan, nelayan Pantai Congot Kalurahan Jangkaran, Kapanewon Temon.

Ketinggian gelombang laut mencapai sekitar 8 meter. Sedangkan nelayan anggota Kelompok Usaha Bersama (KUB) Bugel Peni 2 meliburkan diri menangkap ikan di laut. Perahu dan perlengkapan alat tangkap diamankan dari terjangan gelombang laut.

“Sejak gelombang besar, nelayan libur tidak melaut sampai sekarang. Sebagian besar nelayan memiliki lahan pertanian sehingga beralih pekerjaan bercocok tanam,” ujar Sulikan, Ketua KUB Bugel Peni 2.

Petugas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) SAR Rescue Istimewa Wilayah V, Edi Suryanto mengatakan gelombang laut di Pantai Bugel beberapa hari terakhir cukup besar. Ketinggian gelombang di kisaran antara enam sampai delapan meter. Dengan kondisi laut tersebut, ia meminta para nelayan untuk sementara waktu tidak melaut karena bisa membahayakan keamanan dan keselamatan nelayan. (Ras)

BERITA REKOMENDASI