Nguri-uri Kabudayan Jawa, OBJ II Diikuti 48 Sekolah

SENTOLO, KRJOGJA.com – Olimpiade Budaya Jawa (OBJ) II Tahun 2017 Tingkat Kabupaten Kulonprogo  diikuti sekitar 300 siswa/siswi dari 48 SD/MI Muhammadiyah yang dibuka Ngadiya dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo, di SD Muhammadiyah Bantar Sentolo, Kamis (07/09/2017). OBJ ini salah satu bentuk nyata Muhammadiyah dalam nguri-uri kabudayan Jawa atau melestarikan kebudayaan Jawa.

Ketua Panitia Mulyono SPdI menjelaskan, OBJ mempertandingkan enam cabang yakni Lantip Trengginas (cerdas cermat Jawa), Macapat, Tari, Egrang Bambu, Egrang Bathok, dan Gobagsodor.  

"Kegiatan tersebut berusaha melestarikan budaya Jawa dengan melombakan beragam bentuk seni dan olahraga khas budaya Jawa kepada siswa siswi Muhammadiyah. OBJ II bertemakan "pengembangan budaya Jawa untuk penguatan karakter berkemajuan"," katanya.

Mulyono lebih lanjut menyatakan bahwa OBJ bertujuan mengenalkan dan mengakrabkan generasi muda dengan kebudayaan Jawa yang adiluhung yang tidak bertentangan dengan syariat Islam. Serta terciptanya generasi muda yang berakhlak mulia dan berbudaya," ujar Mulyono sambil menambahkan bahwa ini juga menseleksi peserta lomba yang nantinya akan maju ke tingkat wilayah mewakili Kulonprogo.
 
Baik Ngadiya dari Disdikpora maupun Dr HM Jumarin MPd dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kulonprogo mengapreasi terselenggaranya OBJ II serta berharap ke depan lebih maju dan bisa dicontoh sekolah lain. "Budaya Jawa dulu juga dikembangkan para ulama. Kami mensupport dan mendorong pelestarian dan pengembangan budaya Jawa," kata Jumarin.(Wid)

 

BERITA REKOMENDASI