Pandemi, Kasus Perkawinan Anak di Kulonprogo Meningkat

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kulonprogo Drs Yohanes Irianto mengatakan, kasus perkawinan anak di kabupaten ini mengalami peningkatan. Hal tersebut dinilai bisa berdampak pada angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Menurutnya perkawinan anak bisa menimbulkan trauma. Sehingga berpotensi terjadinya kekerasan terhadap perempuan.

“Perkawinan anak memang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Ini perlu diperhatikan karena semakin anak belum dewasa akan menumbuhkan trauma dan berpotensi terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak,” katanya, Selasa (29/6/2021).

Data Dinsos PPPA, pada 2019 lalu, angka perkawinan anak di Kulonprogo sebanyak 39. Sedangkan 2021 melonjak hingga 87. Kenaikan tersebut juga sejalan dengan angka kekerasan terhadap perempuan. Angka kekerasan terhadap kaum hawa pada 2019 silam sebanyak 39. Sedangkan 2020 naik jadi 87 kasus.

“Perceraian juga meningkat. Berdasarkan data dari KUA, yang menggugat itu adalah perempuan. Banyak juga (perceraian) yang tidak dilaporkan,” jelasnya.

BERITA REKOMENDASI