Pelatihan Buat RPP bagi Guru Agama Islam

Editor: Ary B Prass

 

WATES, KRJOGJA.com – Merdeka Belajar sebagai konsep baru yang digaungkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nadiem Makarim  saat ini telah mulai disosialisaikan dan diterapkan di sekolah-sekolah.

Pendidikan dengan konsep Merdeka Belajar ini secara umum menekankan tentang kemampuan siswa dalam mengelola belajar dirinnya sendiri. Tetapi kemampuan pengelolaan belajar siswa ini juga harus dimulai dari kemampuan guru terlebih dahulu. Adanya situasi pendemi saat ini dalam perkembangannya mempunyai kendala-kendala dalam sosialisasinya.

Mengingat pentingnya pemahaman dan penerapan di sekolah yang harus dilakukan guru, maka Tim Pengabdian pada masyarakat dari Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta bekerja sama dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PDM) Kulonprogo mengadakan kegiatan dengan tajuk Pelatihan Pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Merdeka Belajar bagi guru agama Islam SD/MI Muhammadiyah se-kulonprogo.

Menurut Koordinator Acara, Hanif Cahyo AK MA, kegiatan ini merupakan sebuah bentuk kegiatan yang dilakukan UAD dalam rangka membantu masyarakat khususnya sekolah melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Berkenaan dengan temanya sendiri, secara khusus pelatiahn ini akan membekali guru dengan kemampuan memahami konsep merdeka belajar yang pada akhirnya akan menjadi bahan bagi guru dalam merencanakan atau mendesaian Rencana Pelaksanaan  Pembelajaran (RPP) di Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah di Kulonprogo.

Kegiatan ini ini dilaksanakan di Kampus 6 UAD di Dalangan Kapanewon Wates, Kabupaten Kulonprogo, Sabtu (09/10/2011)  dengan peserta sekitar 30an guru.

Kegitaan ini juga didukung oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kulonprogo yang diwakili oleh Pimpinan  bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Mawardi. Dalam sambutannya mengatakan, acara ini dan berharap  pelatihan bagi guru agama khususnya di Kulonprogo sangat membantu dalam peningkatan kualitas dan mutu sekolah khususnya guru. “Pelatihan ini juga harapannya dapat menjadi pemantik bagi kegiatan pengabdian lainnya khususnya dalam dunia pendidikan di Kulonprogo,” ucapnya, Senin (11/10/2021). (Jay)

 

BERITA REKOMENDASI