Pemanfaatan Air Bergilir, Laksanakan Tata Tanam

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Persediaan air untuk pengairan pertanian di wilayah Kulonprogo mencukupi, meskipun intentitas curah hujan rendah di perjalanan musim penghujan tahun ini. Pemanfaatan air secara bergilir dan melaksanakan pola tata tahunan.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (PP) Kulonprogo, Muhammad Aris Nugraha menyatakan optimis keterbatasan persediaan air di musim penghujan tahun ini tidak akan berdampak terhadap produktivitas beras di 2020.

“Petani masih dapat menanam padi dua kali dan sekali menanam palawija. Jadwal menanam padi di persawahan golongan 1 dan golongan 2 tidak bersamaan sehingga pemanfaatan air dapat diatur,” ujar Aris Nugroho. Hal tersebut disampaikan di ruang kerjanya, akhir pekan lalu, ketika dikonfirmasi persediaan air Waduk Sermo yang mengkhawatirkan menghadapi menanam padi pada Musim Tanam (MT) kedua.

Seperti diketahui pertanian menerapkan pola tata tanam tahunan di persawahan irigasi teknis golongan 1 dan golongan 2. Pada MT pertama dan kedua menanam padi dan MT ketiga menanam komoditas palawija. Jadwal dua kali menanam padi dan menanam palawija bergantian atau tidak sama antara di persawahan golongan 1 dan persawahan golongan 2. Salah satu tujuan penjadwalan tersebut untuk pengaturan pengairan dan pemerataan pemanfaatan air.

Persawahan golongan 1 di sistem saluran irigasi Kalibawang, katanya, memasuki MT ketiga menanam palawija. Air dialirkan ke persawahan golongan 2 yang sedang menanam padi MT kedua. Komoditas tanaman palawija tidak banyak membutuhkan air.

Menurutnya, persediaan air pertanian selalu dievaluasi pada pertemuan 15 harian Gabungan Paguyuban Petani Pemakai Air (GP3A). Persediaan air Waduk Sermo sebagai suplisi pengairan sistem saluran irigasi Kalibawang di persawahan golongan 2 Pengasih Barat dan Pengasih Timur.

“Untuk pengairan di persawahan golongan 2 mencukupi untuk tanam padi MT 2. Jadwal menanam palawija di persawahan golongan 1 tidak banyak membutuhkan air. Pengairan dari saluran irigasi Kalibawang dapat difokuskan untuk pengairan persawahan golongana 2,” jelasnya.(Ras)

BERITA TERKAIT