Pembangunan Jalur KA YIA Sudah 96,32 Persen

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Perkembangan pembangunan jalur kereta api (KA) menuju Bandara Internasional Yogyakarta/ Yogyakarta International Airport (YIA) sudah mencapai 96 persen.

“Saat ini progresnya sudah masuk tahap akhir mencapai 96,32 persen yaitu, pemadatan balast menggunakan multi tie temper atau MTT, selanjutnya dilakukan uji coba rel. MTT berfungsi memadatkan batu-batu atau ballast di bawah rel kereta api agar rel lebih tahan lama,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kegiatan Pengembangan Perkeretaapian Area 1 Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Wilayah Jawa Bagian Tengah Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Dheky Martin, Kamis (15/07/2021).

Untuk uji coba nanti menggunakan lokomotif tanpa gerbong. Kalau sukses akan dilanjutkan uji coba lokomotif dengan rangkaian gerbong. Pihaknya menargetkan serangkaian uji coba selesai sebulan, selanjutnya jalur kereta api bisa dioperasikan secara terbatas mulai 17 Agustus 2021 mendatang. “Target kami tetap 17 Agustus mulai operasional, mudah-mudahan bisa berjalan sesuai rencana,” jelasnya.

Diungkapkan, dalam pengerjaan proyek strategis nasional tersebut secara umum sesuai rencana, tapi memang ada sejumlah kendala yang dihadapi salah satunya keterbatasan oksigen untuk pengelasan rel. “Kami kekurangan oksigen untuk pengelasan rel karena fokus digunakan buat medis, padahal masih ada 45 yang belum dilas, segera akan kami koordinasikan untuk menyelesaikan persoalan tersebut,” tutur Dheky.

Dari panjang total jalur rel ka 5,4 kilometer, sekarang hanya sisa 500 meter yang belum terpasang rel. Khusus stasiun di kawasan YIA, saat ini sudah masuk tahap pemasangan overkapping. “Kalau stasiun bandara sudah dikerjakan PT Angkasa Pura 1. Mereka sudah membuat konstruksi overkappingnya,” ucapnya.

Sementara itu Pimpinan Proyek Pembangunan YIA, Taochid Purnama Hadi mengungkapkan, pembangunan overkapping menelan anggaran hingga Rp 28 miliar dengan lebar 20 meter dan panjang 300 meter. Nanti overkapping akan tersambung dengan stasiun bandara. Untuk stasiun YIA memiliki luas 1.500 m2 dan mampu menampung hingga 200 orang.

“Sementara struktur overkapping di kawasan YIA akan menggunakan baja dan atap memakai material metal. Sedangkan untuk fasad bangunan memanfaatkan alumunium dan kaca,” ujarnya menambahkan dalam upaya mengejar target operasional pada Agustus mendatang, proses pengerjaan akan dilakukan selama 24 jam dengan sistem sif. (Rul)

BERITA REKOMENDASI