Pembayaran Ganti Rugi Bandara Selesai 29 November 2016

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA (KRjogja.com) – Pembayaran ganti rugi lahan bandara internasional tahap ketiga di Kulonprogo dijadwalkan selesai 29 November 2016 sehingga groundbreaking bisa segera dilakukan Januari 2017 mendatang. Progres pembayaran ganti rugi lahan bandara sendiri telah mencapai kisaran 80 persen sehingga tahap ketiga tersebut merupakan penyelesaian.

 

Pimpinan Proyek Pembangunan Bandara Baru Yogyakarta PT AP I (Persero), R Sujiastono menambahkan pembayaran ganti rugi bandara tahap ketiga ini merupakan tahap penyelesaian. Pihaknya akan membayar semua kepada warga, tanah desa, tanah instansi, tanah Kadipaten Pakuaalaman (PAG) dan sebagainya akhir November 2016.

"Kita sudah mulai pemasangan pagar di lahan yang sudah selesai pembayarannya sejak tahap pertama hingga tahap ketiga penyelesaian. Kita tinggal rampungkan pembayaran yang tertunda di tahap satu dan dua karena kurang kelengkapan administrasinya," tutur Sujiastono di Bangsal Kepatihan, Jumat (25/11).

Menurutnya, tahapan pembangunan bandara ini yang cukup membutuhkan waktu lama adalah pengurukan karena membutuhkan konsolidasi tanah (penyiapan lahan) sehingga perlu dimulai di awal. Sedangkan pembangunan kontruksi memakai teknologi akan cepat selesai.
"Kami menghimbau warga yang masih berada di lokasi segera keluar paling lambat 1 Januari 2017 untuk lahan PAG. Sesuai perjanjian dengan Pemda DIY dan Pemkab Kulonprogo untuk warga umum harus keluar Maret 2017, pasca Pilkada dan relokasi selesai," tegas Sujiastono.

Sujiastono menyampaikan progres pembayaran ganti rugi lahan bandara sendiri telah mencapai kisaran 80 persen dengan komposisi masyarakat 55 persen, PAG 27 persen, tanah instansi 15 persen dan masyarakat yang belum terbayar sekitar 3 persen dimana 1 persennya yang masih menolak. Pembayaran ganti rugi lahan bandara dimulai sejak September 2016 dan selesai 29 November 2016.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) DIY, Perdananto Ariwibowo mengaku pihaknya akan menyelesaikan pembayaran ganti rugi lahan bandara tersebut tahap ketiga pada 28 dan 29 November 2016 kepada masyarakat. Pembayaran ganti rugi tersebut menyisakan tanah wakaf, tanah instansi dan PAG yang diharapkan tidak menggangu rencana groundbreaking dan tahapan berjalan sesuai rencana.
"Saya kira proges pembayarannya sudah mencapai lebih 60 hingga 70 persen. Kami berharap pembayaran ganti rugi selesai tepat waktu karena kami sudah meminta kelengkapan dokumen kepada masyarakat sehingga proses pembayaran tahap tiga lancar," pungkas Ariwibowo. (Ira)

BERITA REKOMENDASI