Pembebasan Denda PKB Ringankan Wajib Pajak Di Tengah Pandemi

Editor: KRjogja/Gus

KULONPROGO, KRJogja.com – Secara umum animo masyarakat memanfaatkan layanan pembayaran tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bebas denda cukup tinggi. Namun demikian di beberapa wilayah kapanewon atau kecamatan memang masih ada yang lalai terhadap kewajibannya sehingga tidak membayar PKB.

“Sampai akhir Desember 2020, wajib pajak yang memanfaatkan bebas denda 34 ribuan terdiri roda dua 30 ribuan dan roda empat sebanyak empat ribuan dengan nilai total bebas dendanya Rp 3.750.000.000. “Bebas denda bermanfaat di tengah masyarakat terancam pandemi Covid-19,” kata Kepala Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD) DIY di Kabupaten Kulonprogo atau Samsat Kulonprogo, Bagiya Rakhmadi SH di sela penyuluhan atau sarasehan Tunggakan PKB di Balai Kalurahan Tuksono Kapanewon Sentolo, Selasa (29/12).

Pihaknya berharap masyarakat wajib pajak memanfaatkan kesempatan membayar PKB tanpa denda hingga 2021 mendatang. “Sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) DIY nomor 101/ 2020 tentang bebas administrasi atau denda pajak hingga Juni 2021. Masih ada kesempatan bagi wajib pajak untuk memenuhi kewajibannya tanpa kena denda,” tuturnya.

Penyuluhan sekaligus sosialiasi program inovasi Layanan Sistem Jemput Bola atau ‘Sijebol’ tersebut melibatkan Lurah Tuksono, Zainuri dan para pamong kalurahan setempat serta para dukuh di seluruh wilayah Tuksono.

BERITA REKOMENDASI