Pemilik Karaoke Nekat Rusak Segel?

WATES (KRjogja.com) – Pengelola dan pemilik tempat hiburan karaoke di Kecamatan Temon dan Wates merusak dan memindah segel yang semula di pintu masuk ke dinding bangunan. Padahal upaya penutupan yang dibarengi dengan penyegelan dilakukan petugas Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) dan Polres Kulonprogo.

Kepala Satpol PP Kulonprogo Duana Heru Supriyanta menyayangkan sikap pemilik dan pengelola tempat hiburan karaoke yang tidak mentaati imbauan petugas dan regulasi perundang-undangan yang berlaku. Bahkan, menilai tindakan perusakan dan pemindahan segel tersebut sudah tidak bisa ditolerir lagi karena termasuk pelanggaran hukum pidana. 

"Apa yang selama ini kami lakukan merupakan ikhtiar pemkab. Tahapan penutupan dan penyegelan tempat karaoke sudah dilalui semuanya secara transparan. Mulai dari memberikan Surat Peringatan (SP) 1, 2 dan 3 hingga penutupan secara andministratif. Tapi karena masih nekad akhirnya kami segel," ungkap Duana Heru. 

Ironisnya, kata Duana segel malah dipindah bahkan ada yang dirusak. Karena itu, siap mengambil langkah tegas berupa saksi kalau kasus ini berlanjut ke ranah pidana. Padahal dalam proses penyegelan sudah mengingatkan agar pemilik menyaksikan, tapi imbauan petugas tidak diindahkan. Dalam kasus perusakan segel, karena masuk ranah pidana maka yang akan menangani pihak kepolisian dan pihaknya siap berkoordinasi dengan Disparpora dan polres.

"Kami akan menyiapkan saksi sedangkan yang melaporkannya nanti tentu dinas pengampu dalam hal ini Disparpora. Tapi sebelum dilaporkan, tentu kami akan mengundang semua pemilik dan pengelola tempat hiburan karaoke untuk mengetahui motif perusakan segel. Sekali lagi karena semua warga Kulonprogo kami tetap kedepankan komunikasi tapi kalau masih nekad terpaksa kami mengambil tindakan tegas," tuturnya. (Rul)

BERITA REKOMENDASI