Pemkab Ancam Tutup Jasa Pariwisata Tak Taat Protokol Kesehatan

Editor: KRjogja/Gus

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Pelaksanaan protokol kesehatan penanganan Covid-19 menjadi fokus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo pada masa menjelang penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) pascapandemi virus Korona. Bahkan wakil bupati (wabup) sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Fajar Gegana mengeluarkan statemen tidak main-main, akan menutup usaha wisata yang terbukti melanggar.

Mas Wabup demikian Fajar Gegana biasa disapa menegaskan, dalam upaya mengantisipasi penyebaran virus corona di kabupaten ini, khususnya dari sektor pariwisata maka pemkab akan mengoptimalkan pengawasan terhadap obwis dan pelaku jasa wisata yang sudah beroperasi. Jika ditemukan ada pelanggaran protokol kesehatan maka pihaknya tidak segan-segan akan mengambil tindakan tegas termasuk menutup objek tersebut. “Objek wisata yang sudah beroperasi, akan kami awasi betul. Kalau sudah diuji coba dan ternyata tidak tertib maka kami tindak,” tegasnya.

Kepala Dispar Joko Mursito SSi MA menegaskan, dari proses verifikasi sampai turun rekomendasi pihaknya sudah tegas terhadap para pelaku jasa wisata agar terhadap protokol kesehatan. “Pengelola destinasi wisata yang melanggar ketentuan pemerintah akan kami tutup,” tegasnya saat mendampingi Wakil Bupati (Wabup) Fajar Gegana meninjau penerapan protokol kesehatan di Dapur Semar Resto, Pedukuhan Beji Kalurahan/ Kapanewon Wates, Kamis (23/7) sore.

Sikap tegas tersebut dinilainya penting dilakukan mengingat, kasus Covid-19 di DIY saat ini terus naik. “Kondisi ini perlu perhatian dan kerjasama dari semua unsur. Kasus virus Korona tidak bisa dianggap enteng,” jelasnya.

BERITA REKOMENDASI